Nanggroe Steemit Community (NSC) berkerjasama dengan Majelis Pendidikan Daerah (MPD) Kota Lhokseumwe hari ini, 20 April 2018 mengadakan acara pelatihan tentang pengenalan Steemit.com kepada guru yang ada di kota tersebut.
Acara itu diadakan di gedung serba guna Sekolah Menengah Atas (SMA) Modal Bangsa PT ARUN.
Pengenalan Steem Blockchain itu di buka oleh Kepala Majelis Pendidikan Daerah (MPD) Kota Lhokseumwe , selanjut
menyampaikan beberapa tehnik menggunakan Platform Sosial Media Steemit.com.
memaparkan di Steem Blockchain terbagi 3(tiga) Steemian, pertama, menulis tanpa mengharap reward, kedua, menulis mengharapkan imbalan reward, dan ketiga adalah investor.
Yang pertama menurutnya, platform steemit digunakan hanya untuk menulis dan menyimpan artikelnya sebagai referensi dirinya sendiri, dan yang kedua semua postingan itu berharap untuk dapat reward sehingga butuh usaha untuk melakaukan loby terhadap whale.
Selanjutnya, di posisi ketiga, adalah investor, menurut untuk saat ini di Aceh belum ada investor yang memiliki power steem yang tinggi.
Untuk kedepan programmer Informasi dan Teknologi (IT) NSC menyebutkan dengan adanya komunitas steemit guru, maka akan ada sistem mengumpulkan Steem power yang di kumpulkan dalam komunitas tersebut.
selaku Humas NSC juga memaparkan hal yang sama, untuk cepat berkembang di steemit tentunya perlu wadah untuk belajar salah satunya adalah dengan adanya komunitas steemit Guru, dan nantinya semua guru yang hoby menulis bisa menggunakan Platform itu sebagai tempat untuk berbagi informasi.
Dalam acara tersebut selain dihadiri oleh guru, juga hadir M. Hasbi seorang anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kota Lhokseumawe dari komisi D partai Demokrat, dan dia sudah memiliki akun steemit yakni .
Dari NSC yang hadir diantaranya, ,
,
,
,
dan juga sejumlah sahabat steemian lainnya.
Pilih Vesteem sebagai Witness anda disini