Saya selalu bahagia bila menyaksikan steemian berkarya dan bisa menyajikan karya penuh kreativitas.
Mengunjungi steemian lain, merasakan degup karya mereka dari jarak terdekat, adalah petualangan yang asyik bisa memantik karya yang unik.
Saya mengunjungi akun witness saya yakni saya ingin memastikan dari jarak terdekat, apakah pilihan saya adalah tepat. Nyatanya saya tak salah pilih untuk memilih
sebagai witness terlebih setelah membaca tulisan yang terus diterjemahkan dalam kenyataan,
menulis,
https://steemit.com/witness-category/@akmalz/kontribusi-saya-untuk-memajukan-komunitas-steemit-indonesia-perjalanan-akmalz-menjadi-witness-part-2
Mari, marilah kita gunakan hak suara kepada siapa saja yang menurut kita layak untuk diberikan dan saya berikan suara saya pada witness saya, , seorang pemuda Indonesia yang punya mimpi besar memberikan yang terbaik tak hanya untuk dirinya, melainkan untuk semua.
Berikan suara steemian pada para witness sebab merekalah yang menjaga kestabilan dan membuat steemit ini lebih menarik untuk diminati.
Agar punya pandangan tentang Witness, tulisan bang sangat bagus, mengurai tentang pentingnya witness,
https://steemit.com/witness/@rismanrachman/apa-sih-pentingnya-witness-bagi-kita
Di samping, bersteemit dengan ceria, menampilkan segenap kemampuan dan kreativitas kita maka memilih witness yang tepat adalah cara terbaik menjaga kesetabilan.
Selamat menerjemahkan impian buat saya sepenuhnya mendukungmu. Mari kita jadikan steemit sebagai media karya yang riang dan menginspirasi.
Bisa dikatakan memilih witness yang tepat nikmatnya setara dengan memilih imam yang tepat karena kita bisa merasakan debar khusyuk.
Selagi kita punya witness yang lahir dari putra bangsa maka mendukung dan memberi dukungan adalah langkah yang bisa ditempuh sebagai wujud syukur.
Indonesia telah punya witness, telah punya steem-ambassadorindonesia dan telah punya kurator ocd, lalu nikmat mana lagi yang bisa kita ingkari.
Yang kita lakukan hanyalah memberi suara, berkarya dan berdaya serta memberi warna manfaat.
Madura, 30 April 2018
Ali Fahmi M.Pd.I||