Setelah memposting beberapa paragraf tentang Reza Acoi sang ketua Komunitas Steemit Indonesia (KSI) Chapter Pidie kemarin malam, kali ini aku mencoba memposting lagi tentang Reza Acoi yang gigih mempromosikan Steem dan Steemit di wilayah Indonesia terkhusunya bagian Kabupaten Pidie, Aceh.
Postingan kali ini juga sebagai permintaan maafku kepada yang terhormat Ketua Kelas, eh Ketua Komunitas Steemit Indonesia (KSI) Chapter Pidie yang mungkin saja sedikit heran dan bertanya-tanya, kenapa pada postinganku tentang dirinya kemarin malam tidak kusebutkan nama akun steemitnya dari pertama sampai akhir postingan. Bukan sengaja, tetapi itu hanyalah kealpaanku, tidak mungkin tidak kusebutkan nama seorang Ketua di sini. Walaupun tak kumention nama akun, tetapi nama beliau tetap ada di postingan tersebut. Toh, itu juga postingan sepenuhnya tentang Ketua KSI Pidie.
Nah, kalian semua harus menahan lapar dan haus jika saat bulan puasa Ramadhan tiba. Tetapi itu sudah berlalu, bahkan sudah kita lewati juga hari kemenangan atau hari raya idulfitri 1439 Hijriah.
Untuk kalian semua di steemit, ketahuilah jika merupakan salah seorang yang sangat antusias mempromosikan Steem dan Steemit di wilayah Kabupaten Pidie, orangnya gagah, sangat pandai dan lugas saat berbicara di depan orang ramai. Bahkan kita sudah tahu jika beliau juga pernah menjadi penyiar di salah satu radio yang ada di Kota Sigli, Pidie, Aceh.
Salah satu kegiatan besar tentang Promo Steem dan Steemit yang dilakukan oleh Ketua KSI Pidie ialah pada beberapa bulan yang lalu, kegiatan mempromosikan Steem dan Steemit di kelas FAMe Chapter Pidie Raya, bertempat di Aula Sekolah Sukma Bangsa, Pidie, Aceh.
Sang Ketua terjun langsung dan memimpin kegiatan tersebut, dia juga sebagai pembicara dan pemateri Promo Steem dan Steemit di kelas FAMe Chapter Pidie Raya tersebut. Reza Acoi membahas tentang dasar-dasar Steem dan Steemit, bagaimana cara mendapatkan tempat di Steemit hingga bagaimana cara sukses di market Steem.
Begitu banyaknya pertanyaan dari peserta yang hadir di acara tersebut sekitar 50an orang, disertai jawaban yang dibalut oleh Reza Acoi dalam materi tentang Steem dan Steemit. Memang sudah bawaan lahir punya bakat berbicara di depan orang ramai. Hingga saat ini beliau bertugas sebagai Humas di Universitas Jabal Ghafur atau yang disingkat dengan Unigha, Pidie, Aceh. Oleh karena itu, sekarang sudah lebih 200an masyarakat Pidie yang menggunakan Steemit dan lebih dari itu yang tahu akan Steem dan Steemit. Luar biasa ! Tabek Ketua!