Siapa penerima 200 Steem Power Delegasi? Pertanyaan ini sama sekali tidak menarik untuk mendapatkan jawabannya. Sebab, inti dari mencari rekomendasi adalah menemukan Steemian yang diakui kredibilitasnya, meskipun oleh beberapa orang. Tentu saja Steemian yang direkomendasi adalah sosok yang memiliki spirit menolong. Si A direkom oleh si B karena memiliki rekam jejak menolong.
Buat saya, menolong adalah inti dari keadilan di ranah manusia, sekaligus kredibilitas tertinggi manusia. Steemian yang kuat selayaknya membantu yang lemah. Inilah wilayah keadilan bagi kehidupan manusia. Tidak elok dipandang mata hati bila Steemian whale sengaja menggalang strategi untuk mengumpulkan upvote dari steemian dibawahnya, dan seterusnya. Dalam renungan saya, buying upvote lewat bot contoh penerapan keadilan yang keliru, bukan menolong, melainkan menerkam.
Harusnya, para witness dari kalangan whale menghasilkan algoritma yang memungkinkan konten berkualitas terdeteksi ke halaman tranding sehingga mereka bisa melakukan upvote. Beruntung ada beberapa steemian generasi perintis yang bersedia membentuk Tim Project untuk menemukan postingan mutiara untuk diberi upvote yang memungkinkan halaman tranding memiliki warna-warni, tidak semata dari Steemian dengan SP besar. Tapi, sekarang ini halaman tranding dikuasai oleh post yang didongkrak oleh buying vote.
Menerkam adalah keadilan pada hewan. Hewan besar menerkam hewan kecil. Ini milik hewan, bukan milik manusia.
Penerapan keadilan manusia di Steemit sangat sederhana. Steemian dengan SP 100 dan reputasi 50 misalnya, tidak elok mengutamakan bahkan menjadikannya strategi hanya memberi upvote kepada Steemian dengan SP dan reputasi lebih besar di atasnya. Ingat, bukan dilarang, tapi tidak elok. Eloknya adalah mengutamakan upvote kepada Steemian yang lebih lemah, baik dari segi SP maupun reputasi. Rantai dari yang lebih besar ke rantai yang lebih kecil adalah solusi perilaku untuk membuat warga komunitas bisa menjalani hari-hari dengan bahagia meski harga Steem dan SBD lagi rendah.
Saya kira, jika pihak manajemen Steemit terus berevolusi memperbaiki Steemit sebagaimana yang sering kita baca melalui maka perilaku kita sebagai warga Steemit juga perlu diperbaiki sebagai wujud evolusi tanpa henti manusia, salah satunya terus memperkuat pondasi keadilan model manusia, menolong, bukan menerkam karena milik hewan.
Tentu saja tidak ada yang suci diantara kita, tapi kita semua selalu memiliki peluang untuk memperbesar jiwa penolong ketimbang meniup jiwa menerkam yang juga tersimpan dalam diri kita. Mari memulai, jika belum ideal bisa dengan memperbanyak volume upvote untuk Steemian yang memiliki SP dan reputasi di bawah kita. Bila ada niat untuk menggalang upvote dari Steemian lemah berhenti saja, atau setidaknya dipikirkan formulasi yang membuat semua bahagia.
Teman-teman yang SPnya lebih besar jangan marah bila Steemian lemah tidak memberi upvote dan sebagai ganti memberi komentar berkualitas. Datanglah dan beri upvote kepada Steemian lemah SPnya sekalipun postnya belum kuat sebagaimana kuatnya post Steemian lain yang sudah berpengalaman. Ingat, kuat tidak hanya dalam artian uang, tapi juga bisa dalam artian ilmunya. Bagi Steemian yang sudah ahli sebagai kreator konten jangan cemburu bila yang di upvote adalah Steemian dengan post yang sederhana. Mungkin dengan diberi upvote semangatnya untuk belajar bertambah. Bagi yang masih lemah dalam penyajian konten juga wajib belajar, jangan lemak mabok dengan kehadiran upvote dari Steemian yang lebih besar SPnya.
Kita juga perlu waspada apalagi belajar dari dunia nyata khususnya pada musim kampanye. Ada banyak janji dan harapan, tapi sesungguhnya hanya untuk menggalang dukungan dan mobilisasi upvote dari mereka yang datang hanya dengan satu tujuan, mendapat upvote. Hanya waspada, cermati dan tidak harus terbuai bila suka dan bersedia mempelajari. Waspadalah, tidak harus selalu dengan sesama, tapi juga dengan orang-orang asing yang sekilas terlihat keren tapi belum tentu pada waktunya akan seperti yang dijanjikan. Proof of Brain mendorong semua kita memaksimalkan pikiran berdasarkan rekam jejak.
Penerima 200 SP Delagasi?
Nama-nama Calon Penerima 200 SP yang Direkomendasi
Alhamdulillah, ternyata banyak Steemian yang masuk dalam radar Steemian yang dinilai memiliki rekam jejak untuk membantu Steemian lainnya, dan itu tidak melulu dalam bentuk upvote tapi juga dalam bentuk membantu berbagi ilmu, kesediaan mendampingi. Tentu saja yang tidak masuk dalam rekomendasi bukan bermakna bukan Steemian yang tidak bersedia membantu. Tidak begitu tafsirnya. Setidaknya, kita yang tidak direkomendasikan kini menemukan beberapa nama Steemian yang dinilai memiliki rekam jejak suka menolong. Untuk itu mari terus kita dukung mereka agar mereka juga bertambah kuat untuk bisa menolong yang lainnya.
Jika sudah begini, pingin rasanya mendelegasikan kepada semuanya. Ah, jadi terharu. Namun apa daya, SP yang saya miliki masih sedikit. 200 SP sudah saya delegasikan kepada untuk masa tiga bulan. Saya juga mendelagasikan 200 SP kepada
guna mendukung aktivitas #promo-steem yang saya nilai penting untuk terus dilakukan. Terkini, saya juga mendelagasikan 100 SP kepada
yang sejak lama telah membantu menemukan postingan permata, termasuk untuk post dari Steemian di Indonesia. Mereka cukup penting untuk terus ada agar bisa terus membantu Steemian baru namun kerap hadir dengan postingan bagus.
Back to Basic: SteemSchool
Tapi, karena saya sudah betekad untuk kembali ke dasar alias "Back to basic" dalam bentuk menjadi salah seorang sahabat diskusi di SteemSchool KSI Chapter Banda Aceh yang dipusatkan di complet The Green House, Tibang - Banda Aceh maka saya mendelegasikan SP kepada yang saya pandang laya, tentu saja saya mendengar saran, berdiskusi dengan rekan-rekan, dan akhirnya mempertimbangkan, serta mengambil keputusan.
Namun karena banyaknya minat, dan beberapa diantaranya cukup layak menerima SP delegasi maka saya memutuskan untuk memberikan delegasi pertama kepada , dan setelah dari pembina FAMe itu akan diteruskan kepada Steemian lainnya. Begitu juga bila masanya sudah habis di
akan saya teruskan kepada nama-nama yang saya pilih, bisa jadi ada dalam daftar rekomendasi kawan-kawan. Namun, siapa mereka saya sampaikan pada waktunya.
Mengapa saya memilih Yarmen Dinamika?
Yarmen Dinamika, wartawan di Harian Serambi Indonesia itu memang sahabat, bahkan sudah bisa dikatakan "abang" saya. Pada saat saya kuliah, beliau salah seorang yang kerap memberi uang jajan kepada saya. Beliau juga yang kerap membantu saya dalam soal tulis menulis, dan menjadi salah seorang adik didik yang paling tidak pinter-pinter dibanding adik didikannya yang lain.
Adakah itu menjadi bahan pertimbangan? Tidak! Saya melihat strategisnya posisi Forum Aceh Menulis (FAMe) bagi perkembangan Steemit di Aceh. Bagi siapa saja yang masuk ke Steemit melalui sekolah FAMe maka urusan Smart Content sudah teratasi, tinggal lagi menyesuaikan diri untuk menjadi kreator konten di Steemit. FAMe juga menjadi "sekolah" menulis bagi kreator konten yang mengambil bidang tulis menulis gagasan. Saya akui, beberapa Steemian yang bergiat di FAMe, memiliki kecakapan dalam menyajikan konten di Steemit.
Bukan itu saja, kini sudah menjadi Steemian yang sepertinya akan banyak menyajikan konten terkait kaedah menulis yang baik dan benar. Saya yakin, jika sudah menemukan keasyikan di Steemit, Bang Yarmen bersedia keliling Aceh untuk membantu Steemian guna menjadi kreator konten yang mendatangkan upvote.
Lebih dari itu, sejak sebelum menjadi Steemian, Yarmen Dinamika sudah ambil bagian mempromosikan Steemit kepada anggota FAMe diberbagai tempat di Aceh. Beliau juga mendorong semua FAMe Chapter di daerah untuk berkerjasama dengan KSI untuk menggelar pertemuan yang berkaitan dengan Steemit. Terkini, Yarmen DInamika juga menginisiasi pertemuan dengan penulis Ratih (rambut putih) untuk mengenal lebih dalam Steemit sekaligus berlatih membuat postingan di Steemit. Dalam waktu dekat juga, juga akan menggelar pertemuan terkait Steemit di Aceh Jaya dan hari ini sudah terdaftar 22 peserta.
Dengan keberpihakannya kepada perkembangan Steemit plus luasnya pergaulan beliau dengan berbagai kalangan, saya memprediksi keberadaan Yarmen Dinamika di Steemit akan menghantar aksi promo-steemit ke kalangan investor media yang saat ini marak tumbuh di Aceh. Ini jalan untuk menyambut era Smart Media Tokens. Insya Allah.
Apakah pemegang SP Delegasi ada syaratnya?
Saya tidak menetapkan syarat. Semua terpulang kepada penerima, dan saya tidak ingin mengintervensi harus begini dan harus pula begitu. Begitu SP Delagasi berada di Wallet penerima maka hak penuh ada ditangan penerima. Tentu saja saya berharap apa yang saya sampaikan di pembukaan di atas memiliki kesamaan pandangan dengan para penerima Steem Power Delegasi. Terimakasih kepada rekan-rekan semua, dan selamat berkerja kepada . 200 SP delegasi sudah saya kirim ke wallet.