Siapa penerima 200 SP delegasi berikutnya? Sampaikan rekomendasi paling menyakinkan tentang satu orang Steemian Indonesia yang cukup pantas mendapat delegasi 200 SP. Siapa namanya, apa nama akunnya, dan mengapa dia cukup pantas mendapat SP delegasi kecil dari saya. Perkenalkan dirinya, sampaikan alasan kuat, boleh di tulis di kolom komentar postingan ini, atau boleh juga buat postingan tersendiri dengan menggunakan tiga tagar utama ini: #promo-steem #indonesia #promo-steemian.
Mengapa ini saya lakukan? Saya sudah memutuskan akan kembali menjalani seperti masa-masa awal berada di Steemit. Saya diliputi rindu dengan satu spirit, posting, posting dan posting. Saya rindu masa-masa bersemangat dipenuhi paradigma kebaikan akan teknologi blockchain, kebaikan cryptocurrency, kebaikan Steem, dan kedasyatan media terdesentralisasi Steemit, dan juga kebaikan ragam kripto lainnya seperti EOS yang seperti menginsyaratkan Ethereum on Steem.
Bukan hanya itu, saya ingin kembali menceburkan diri dalam kebaikan berteman di komunitas Steemit tanpa sekat, apalagi yang tajam polarisasinya, sebagaimana yang berlaku di media sosial seperti facebook, sampai-sampai terbelah menjadi dua kaum, kaum bumi bulat versus kaum bumi datar.
Dalam berkomunitas, saya juga diliputi rindu kembali menjadi sosok pendengar, sekaligus menjadi diri pembelajar. Saya rindu ekosistem crypto dan blockchain yang tetap memiliki etika tanpa kehilangan canda, tawa dan bahagia dalam suasana apapun harga Steem dan SBD serta harga crypto lainnya.
Saya tentu tidak punya jalan putar untuk kembali menjadi Steemian baru dalam arti sesungguhnya, kecuali melupakan password, dan akhirnya membuat akun baru. Tapi, untuk melakukan power down juga bukan solusi, karena di Steem dan Steemit memiliki Steem Power adalah kebajikan investasi.
Jalan yang tersedia adalah mendelegasikan Steem Power. Untuk itu, saya sudah melakukan dua kali delegasi SP. Pertama, melalui gelar kontes promo-steem saya telah mendelegasikan 200 SP kepada pemenang kontes yaitu . Semalam, saya juga mendelegasikan 200 SP kepada akun
. Kenapa saya delegasikan kepada
dan ada kaitannya dengan #promo-steem?
Jawabannya karena saya memandang pentingnya Steem dan Steemit terus dipromosikan. Dalam amatan saya sebagai orang media, daya tarik investor terhadap media sangat berkorelasi dengan minat besar publik terhadap media itu. Para investor yang bergerak dalam bidang penerbitan dan aplikasi media akan memantau perkembangan media yang sedang menjadi perbincangan publik, salah satunya melalui tinjauan ranking alexa dan studi media lainnya yang umumnya memang kerap dilakukan oleh investor melalui tim kajian mereka.

Dulu, di twitter saya pernah menangkap pertanyaan kritik, kenapa reward Steem tidak menjadi daya tarik bagi terjadinya migrasi besar-besaran ke Steemit? Sebagai orang media, saya langsung menangkap bahwa reward bukan menjadi alasan kunci orang bersedia bermukim di gampong donja Steemit ini. Dan, sebagai orang yang sudah bergerak di media sejak zaman konflik dulu, saya menarik kesimpulan, mesti ada alasan lebih kuat agar orang bersedia betah di Steemit. Saya sendiri berpikir itu adalah soal kenyamanan berkomunitas, bukan karena nyaman mendapat jaminan upvote, melainkan nyaman karena terbebas dari perilaku fake news, terbebas dari iklim serang menyerang, dan bully membully, apalagi sampai menantang duel di dunia nyata.
Apakah di Steemit berarti tidak boleh mengkritik? Inilah model pertanyaan jebakan yang kerap dipraktekkan oleh pemilik mental facebook. Jangankan mengkritik, mengungkapkan pikiran jungkir balik pun boleh. Hanya saja semua terpulang pada pembaca, mau tekan tombol upvote, mau melakukan downvote, mau melakukan flag, mau cuwek dan akhirnya menekan mute, terpulang pada pilihan semua. Saya sudah tiga kali di flag, dan tidak mempersoalkannya, saya juga pernah diadukan, dan juga tidak menyoal apalagi sampai mengancam akan membawa ke ranah hukum. Saya percaya dan paham, bahwa di media yang dibangun di atas Steem blockchain, rekam jejak semua steemian tercatat, dan bisa dilacak. Bagi yang melakukan tindakan perang tanpa data itu sama saja menghambur peluru ke dinding baja licin yang akhirnya memantul ke diri sendiri.
Jadi, intinya saya ingin kembali ke suasana menjadi steemian baru, dengan spirit posting, promo dan berkomunitas yang asyik, bersemangat, dan tanpa melihat siapa si A dan si B sebagaimana iklim yang saya temuai saat awal berada di Steemit ini. Kala itu, semuanya adalah Steemian yang asyik diajak bicara, asyik diajak memberi masukan, dan asyik pula saat diajak melakukan kegiatan #promo-steem dan #promo-steemit, serta asyik juga berada bersama-sama melakukan posting tanpa perlu terjebak dalam jebakan pikiran upvote, lalu menuduh orang lain pilih kasih dan lainnya. Duduk bersama sambil meneguk secangkir kopi lalu berbicara lepas tentang Steem dan Steemit sangat saya rindukan.