Menjelang kedatangan perwakilan dari Kantor Wilayah Departemen Agama(Kanwil Depag) Kabupaten Aceh Utara ke Pondok Pesantren Terpadu Nurul Islam Kecamatan Meurah Mulia untuk menguji para santri dalam mempraktekkan kewajiban Shalat secara langsung,Pimpinan Dayah mengadakan acara bimbingan untuk para santri agar bisa mempraktekkannya secara lancar di depan para penguji nantinya.
Kegiatan ini berlangsung selama dua malam berturut-turut di atas sebuah balai yang terdapat di komplek Dayah Nurul Islam..
Sebagai salah seorang yang ikut mendapat perintah untuk menguji mereka,saya heran dengan santri-santri yang saat ini sudah menginjak bangku SMA tapi belum lancar membaca bacaan dalam shalat meskipun praktek ini selalu dijalankan dalam kesehariannya,yaitu 5 kali sehari..
Rata-rata santri yang saya uji memiliki kesalahan dalam membaca Doa Qunut dan Doa Iftitah,juga bacaan Tahiyyat akhir.
Bukan cuma itu,sebagian santri memang lancar membaca Doa-doa tersebut,namun mereka tidak memahami yang mana Rukun Qalbi,Rukun Fi'li dan Rukun Qauli..Hal ini tentu sangat miris dengan kenyataan bahwa mayoritas penduduk Aceh adalah penduduk yang 99 persen beragama Islam,akan tetapi dalam praktek kesehariannya belum menunjukkan seseorang yang Islamnya 99 persen,atau sangat jauh dari kesempurnan seorang Muslim yang taat..
Semoga ini bisa menjadi evaluasi bagi kita semua untuk dapat memperhatikan para kader generasi untuk dapat dibimbing dalam memahami agamanya secara baik,benar dan sempurna.
Sekian.
Terima kasih.
Selamat malam.
Wassalam.