Berawal dari sebuah kekaguman
pada rona yang menggebu
seorang hamba
tersirat di balik senyumnya
terlukis dalam keteduhan tatapannya
Santus bahasanya
pada setiap perjumpaan
kehausan sang musafir
dan kebeningan air telaga
Di sinilah sabda cinta
membelah langit
meruntuhkan kebengisan manusia
dengan halusnya menyusup
pada kegersangan kasih hati
lalu menjelma
dalam setitik air mata cinta
yang perlahan mengalir tanpa diminta
Kini dengarkan seruan sabda
bahwa cinta membingkiskan
keindahan pemilik-Nya