Gemerlap riuh kacau
Kata-kata membanjiri mata
Yang jauh pun berdekatan
Yang asing berangkulan
Namun miris,
Manusia di depan mata
Tak tersentuh sedikitpun
Dunia kita sudah terserap
Merasuk ke dalam kotak digital
Kian ditinggalkan dunia ini
Sepi tak bersuara
Hanya hiruk-pikuk ketukan jemari
Menari-nari puaskan batin
Percakapan mulai mendingin
Tubuh kian terpaku
Tak ada lagi kenyataan
Melainkan kemayaan yang fana