"Segenap orang kikir dan yang karena kedengkian/permusuhan menolak untuk mengikuti Nabi Muhammad s.a.w., mereka berada di bawah bayangan setan. Di dalam diri orang itu tidak terdapat ruh kehidupan suci ini, yaitu orang yang secara zahir disebut hidup tetapi sebenarnya dia mati, sebab setan menunggangi kalbunya. Disayangkan bahwa orang ini tidak ingat akan kematian." (Malfuzat, jil. 2, hal. 182)