"Alhamdulillah hujan yah kak," ucap Anjas, adik iparku sore tadi.
"Iya de, Alhamdulillah," jawabku singkat.
"Jadi semakin nyaman puasanya," sambungnya.
Dua hari ini, hujan turun membasahi bumi serambi Mekkah, Aceh. Termasuk di rumah kami di Peukan Bada yang merupakan bagian dari Aceh Besar.
Tentu saja hujan yang tidak berlangsung lama ini adalah rahmat. Tetesan air dari langit Allah untuk membasahi bumi. Membuat nyaman hamba-hambaNya yang sedang menjalankan ibadah puasa di bulan suci Ramadhan ini. Allah Maha Penyayang. Alhamdulillah, maka nikmat Allah mana lagi yang ingin kita dustakan?
Tapi, kita jangan terlena. Menjadikan hujan sebagai alasan untuk memperbanyak tidur. Mari kita bersama-sama memanfaatkan bulan penuh ampunan ini dengan beribadah semaksimal mungkin. kurangi tidur, perbanyak ibadah.
Hujan, rahmat membasahi bumi. Merasakan sejuknya suasana sekitar di tengah dahaga yang In sha Allah memberi berkah. Terima kasih Allah untuk hujan yang membasahi bumi kami dengan cukup ini.