Sumber gambar:
[https://www.laporanpenelitian.com/2015/09/45.html?m=1]
Pemanasan global yang terjadi akibat perubahan iklim dunia mampu mengembalikan pandemi penyakit langka yang pernah terjadi di masa lampau, ungkap ilmuan.
Akibat suhu permukaan bumi yang terus naik, tanah permafrost seperti di Alaska, Siberia, atau tempat lain yang tertutup lapisan es tebal dapat mencair sehingga material-material yang sebelumnya tertimbun es dapat muncul ke permukaan.
Celakanya, material yang tertimbun kadangkala berbahaya, seperti mikroba-mikroba penyebab penyakit yang sedang berdormansi karena tertutup lapisan es.
Mikroba tersebut dapat berupa virus mematikan atau bakteri-bakteri jahat penyebab penyakit di masa lampau. Kita yang hidup di zaman modern ini belum tentu pernah mengenal berbagai mikroba tersebut begitu pula penyakit yang dapat disebabkannya, karena usia mikroba dapat mencapai usia ribuan hingga jutaan tahun di saat populasi manusia belum sebanyak sekarang serta manusia tidak mengetahui obat penyakit tersebut.
Beberapa virus penyebab penyakit masa lampau yang ditemukan oleh ilmuwan dari lapisan permafrost yang mencair, sejak tahun 2005 hingga sekarang seperti virus cacar di Siberia, dan virus flu Spanyol yang mewabah pada tahun 1918. Dan ternyata memang yang paling banyak yang sedang ditemukan adalah vektor penyakit abad 18-19. Selain itu ditemukan pula kuman penyebab anthrax pada rusa yang terbenam di dalam es sejak 75 tahun yang lalu, dan menginfeksi seorang anak kecil hingga meninggal dunia pada thun 2016 lalu.
Sangat mengerikan jika pemanasan global terus terjadi, sementara kita belum siap menghadapi kenyataan bahwa berbagai penyakit yang belum pernah diketahui sebelumnya satu persatu muncul kembali ke permukaan bumi dan siap menginfeksi manusia.
Ilmuan kedokteran harus bekerja keras mencari obat terhadap penyakit-penyakit langka yang mungkin muncul tersebut, sementara ahli perubahan iklim bersama para aktivis dunia dan pemerintahan global harus terus bekerja keras meyakinkan dunia bahwa masalah perubahan iklim ini nyata.
Jika tidak, kotak pandora penyakit yang saat ini mulai terbuka akan betul-betul terbuka lebar dan tidak bisa dikunci lagi karena perlu biaya yang sangat tinggi. Karenanya, kelangsungan hidup umat manusia dalam keadaan bahaya.