Ini adalah bendungan di desa Langkahan satu tahun lalu.saat kemarau menyerang.sehingga saat itu sungai hampir menjadi kering.akibatnya air tidak melewati pembatas bendungan.
Bendungan ini pada dasarnya dibuat untuk mengaliri sawah dibeberapa kecamatan.pada saat itu kecamatan hanya 3 yaitu simpang Ulim.jambo Aye dan seunudon.adapun sekarang luas kecamatan yang dialiri bendungan ini telah ditambah sampai sampoinit.
Sebelum adanya bendungan petani ditiga kecamatan ini hanya turun kesawah setahun sekali saat musim hujan tiba.akibatnya kondisi ekonomi masyarakat sangat terjepit.sekarang setelah adanya irigasi petani tidak lagi bergantung pada hujan.sehingga ekonomi masyarakat sudah membaik.
Sebelum nya belum pernah kejadian sungai Langkahan menderita kekeringan seperti ini.sehingga menurut orang-orang tua setempat.kejadian ini langsung dikaitkan dengan kondisi alam menjelang kiamat.terlepas dari apapun alasan kita hari ini kita menyadari bahwa alam juga bisa hancur dengan ulah tangan manusia.
Kejadian tahun lalu hendaknya menjadi sebuah pelajaran bagi kita semua dalam mengelola alam.kita harus merawat alam dengan sebaik mungkin demi anak cucu kita.kalaupun alam harus hancur menjelang kiamat kita hendaknya jangan termasuk dalam golongan manusia yang ikut merusak alam.