Puluhan alumni (fresh graduate) program studi bahasa dan sastra arab UIN Ar-Raniry Aceh sangat antusias mengikuti diskusi dan sharing tentang peluang beasiswa magister arabic language di negeri tirai bambu.
Acara yang diselenggarakan oleh Alumni Bahasa dan Sastra Arab (ABSA) UIN Ar-Raniry di buka langsung oleh Dr. Nurchalis Sofyan, MA (Ketua Umum ABSA) dan dipandu oleh Firdaus, MA di Aula Mini FAH.
Dalam kesempatan tersebut, Dr. A Rani Usman, M.SI yang juga sebagai Director Badan Koordinasi Pendidikan Bahasa Mandarin Aceh (BKPBM) mengajak para fresh graduate yang memiliki keinginan kuat melanjutkan S2 agar dapat membaca peluang study di Negera Cina.
Ada beberapa universitas di cina yang menawarkan beasiswa untuk program study arabic language diantaranya Peking University.
Cina merupakan salah satu negara yang memiliki perekonomian terkuat di dunia yang juga membuka free acces di bidang pendidikan termasuk bagi orang asing.
Salah satu bentuk strategi pemerintah cina dalam mencapai dan mempertahankan kemajuan negaranya ialah dengan meningkatkan kualitas SDM di negara nya termasuk dengan cara pengembangan bahasa asing bagi akademisi maupun pemerintahan yang nantinya diharapkan mampu mengisi posisi-posisi diplomat pada berbagai kedutaan cina di luar negeri.
Aceh termasuk salah satu daerah di Indonesia yang setiap tahun mengirimkan mahasiswanya untuk menimba ilmu di negeri panda tersebut, juga sebagai salah satu bentuk memperkenalkan budaya aceh dan syiar islam.
Di akhir sesi, Dr. Zulhelmi, MHSc (Ketua Prodi BSA) mengharapkan kepada alumni agar cerdas membaca dan mengambil peluang yang ada, tak hanya menggeluti dunia akademisi tapi juga mampu berkiprah di berbagai ranah kehidupan.
Oleh : Muhammad Iqbal, S. Hum
(Creator, orator and corrupt).