Sebagai negara agraris, Indonesia tentunya memiliki penduduk yang dominan memiliki lahan untuk bertani. Tidak bisa dipungkiri bahwa penduduk Indonesia sendiri tidak bisa lepas dari kebutuhan pokok pertanian yaitu Beras ataupun padi. Berbeda dari negara lain yang menjadikan gandum sebagai makaan pokok, Indonesia sebagai negara yang memiliki luasan lahan khususnya padi ternyata belum mencukupi kebutuhan penduduk pertahunnya, sehingga Indonesia harus mengimpor dari negara tetangga yaitu Thailand. Kondisi kekurangan ini sebenarnya sangat tidak logis jika dibandingkan dengan luasan lahan dan kesuburan tanah Indonesia.
Beberapa tahun lalu menjadi isu besar ketika lahan sawah harus digusur menjadi sebuah lahan jalan raya ataupun TOL, sehingga menambah buruk kondisi pertanian pada saat itu. Saya pernah mendengar perkataan dosen saya, beliau mengatakan bahwa "jika perut kita sudah bergantung kepada negara lain, maka lemahlah negara itu". Secara singkatnya yang dapat saya ambil dari perkataan beliau adalah ketika hidup kita khususnya kebutuhan pokok kita sudah bergantung kepada egara lain, maka negara kita aka mudah untuk digoyahkan stabilitasnya.
Jadi harapan kedepannya adalah pemuda Indonesia ini khususnya mahasiswa pertanian mampu memberikan inovasi lain untuk meningkatkan kualitas padi ataupun berinovasi menciptakan sesuatu selain padi sebagai sumber kebutuhan pokok, hal ini menimbang kondisi lahan yang semakin lama semakin berkurang akibat pembangunan hutan beton.
No Farm, No Food
No Food, No Life