Di tempat ini (Gampong Jawa) didirikan sebuah monument/prasasti awal berdirinya kota Banda Aceh. Dalam prasasti tersebut tertulis:
“disinoe asai muasai mula jadi kuta Banda Aceh teumpat geupeudong keurajeuen Aceh Darussalam ie soleuthan Johansyah bak uroe phon puasa ramadhan thon 601 hijriah”
Artinya: disini cikal bakal kota Banda Aceh, tempat awal mula kerajaan Aceh Darussalam didirikan oleh sSultan Johansyah pada 1 Ramadhan 601 H (22 April 1205 M).
Prasasti yang bersahaja ini sangat tidak familiar bagi masyarakat Banda Aceh lantaran di buat sekenanya, hanya sebatas tugu peringatan. Seolah-olah pemerintahnya malu untuk berbuat lebih lantaran sebelum sampai pada Tugu ini, perkampungan kumuh yang penuh sampah yang di hasilkan dari kota Banda Aceh tertimbun di sini.
Sangat miris, tempat asal mula Kerajaan Aceh Darussalam jadi tempat tumpukan sampah. Ini sungguh luar biasa, apalagi yang bisa dibanggakan untuk ini. Ambil iktibar bagi anda atas semua yang telah terjadi saat ini.
"Lalu mereka bangga atas tulisan para Belanda
Lalu mereka tersenyum atas hipotesa para antropolog
Lalu mereka bertepuk tangan ketika para pendiri Aceh ini disebut
Satu persatu oleh para doctor, professor dan para sejarawan
Kebanggaan hanya sebatas buku bagi sejarah yang hilang
Di beranda, anakku bertanya.
“Dimana Letak Kerajaan Aceh Darussalam Pertama”
Aku membisu sambil menepuk jidat
Lalu meminum seluruhnya air putih
Yang tersisa setengah gelas lagi
Agar hatiku sedikit tenang
Oh.."