Saya rasa hampir setiap siswa bahkan siswi pernah merasakan indahnya kenangan saat masih duduk di bangku sekolah. Namun tak sedikit juga dari sebagian kita masing-masing punya kesan yang katakanlah agak ekstream tapi menyenagkan. Seperti menggantung pada angkot atau kendaraan umum saat pulang sekolah. Yaa ekstream memang pendapat sebagian orang bahkan orang tua kita pun sering kali melarangnnya, namun kerap kali kita lupa karena keasikan bareng teman-teman ikut bergantungan layaknya seorang kernet, padahal kursi masing banyak yang kosong. Inilah yang saya katakan kenikmatan yang kita bungkus sendiri dengan satu kecemasan dimasa yang akan datang. Kadang kita sendiri juga berfikir kenapa ya kita melakukan hal se konyol itu dulu. Namun masa sekolah terkadang memang tak lepas dari hal- hal konyol itu sendiri. Tapi sekarang apa yang kita rasakan, perlahan demi perlahan gantungan itu sudah mulai hilang, hanya tinggal beberapa saja angkot atau labi-labi ( istilah kendaraan umum di Aceh) tak lama lagi akan hilang dari peredaran, mungkin diganti dengan kendaraan lain atau bahkan habis ditelan zaman. Atau juga semakin banyak dari putra dan putri kita yang going ke sekolah dengan kendaraan pribadi. Jadi kalau kita bercerita tentang angkot dan labi-labi pada anak sekarang bersiaplah untuk menerima tabrakan dari kawasaki 250cc, honda vario 150cc atau bahkan All New Honda Jazz yang mereka bawa ke sekolah saat ini. So beberapa tahun lagi saya kira akan ada barang-barang atau bahkan kendaraan umum semacam labi-labi yang akan musnah dari peredarannya. Akankah ini terjadi ? Jawabannya Tunggu saja!! Bye Bashirol