Senandung Senja
Di arus getir terduduk sendiri terpaku diam dan sepi
Tak inginkan lagi berandai andai ada berharap hampa
Terbenam tenggelam bermula Selami,bertahan arung
setelah biduk pecah,
Bila saat titipan sempat bawa hati bertempat
Terpikir selagi mengalir tiada daya anulir,
Kuasanya mentabir, tanami zikir hatiku fakir.
Puisi senja
Selamat sore