Banyak sekai teori ilmiah sains yang menceritakan proses awal kejadian alam ini.Diantara teori ilmiah itu adalah teori big bang (Dentuman Dahsyat) yang kali pertama dikemukakan astronom terkemuka amereika bernama Edwin hubble pada tahun 1929 m.Beberapa tahun kemudian,tepatnya pada tahun 1948 m,seorang peneliti dari negeri rusia bernama george gamov berpendapat bahwa semestinya ada sisa-sisa radiasi dari hasil terjadinya big bang tersebut.
Dari teori ini,para ilmuan meyakini bahwa alam semesta termasuk bumi dan isinya ini terbentukdari dentuman dahsyat atau ledakan besar.Teori ini juga mempertegas adanya awal (permulaan)pada alam semesta yang disebabkan oleh big bang.Jika alam semesta memiliki permulaan,pasti ada yang menciptakan,yakni Allah sang pencipta alam semesta.Teori ini juga menebalkan keyakinan bahwa sebelum etrjadinya dentuman dahsyat,ada awan (kabut) halus atau asap yang tiodak bergerak.
After the big explosion, clouds (fog) or smoke remain (not destroyed, even until this moment until the end of time.) The experts of science medern amapu Proven scientifically that the cloud (fog) or smoke after the terrific bang forming clouds layers of gravity pulling hydrogen and helium into a whirl of clouds that embodies a collection of super-water particles, dust, gases, and other fine particles.
The scientists say that the big bang (* big bang *) that occurred about 14 billion years ago. At first, the nature of this seisinya is an incredible energy and collected in a very small space. However, within a fraction of a second, the universe developed from small spaces to larger spaces that spread throughout the galaxy. From that reality, it can be seen that the universe is created in the blink of an eye, that is, in too short a time to count.
Setelah terjadinya ledakan besar itu,awan (kabut) atau asap tetap ada (tidak hancur,bahkan sampai detik ini hingga akhir zaman kelak.Para pakar sains medern amapu. Membuktikan secara ilmiah bahwa awan (kabut) atau asap tersebut pasca dentuman dahsyat membentuk awan yang berlapis-lapis,gravitasi menarik hidrogen dan helium menjadi pusaran awan yang mewujud kumpulan (partikel-partikel air super banyak),debu,gas,dan partikel halus lainnya.
Para ilmuan menuturkan bahwa dentuman dahsyay (big bang) itu terjadi sekitar 14 milyar tahun yang lalu.Pada mulanya,alam seisinya ini merupakan energi yang luar biasa dan terhimpun dalam ruang yang teramat kecil.Namun,dalam waktu sepersekian detik,alam semesta berkembang luas,dari ruang yang kecil menjadi ruang yang lebih besar yang menyebar diseluruh galaksi.Dari realita tesebut,dapat diketahui bahwa alam semesta tercipta dalam sekejap mata,yakni dalam waktu yang terlalu singkat untuk dihitung.
Big bang This causes the clouds that originally only a small cloud, in an instant become a super-big things. In the first second of the big bang, the clouds formed a vortex of gas spheres that glow and incandescent energy.In 1929 m, American astronomers make observations and see the distant galksi always moving away from each other at high speeds. This discovery shows that the universe is not static as believed for a long time, but moves expands. The development of this universe occurs after the day-to-day boom 14 billion years ago, it could be that reality is a proof of truth and the essential interpretation of God's word in the Qur'an;
"And do the unbelievers not know that the heavens and the earth first come together, then we separate them between the two, and out of the water we made all things alive, then why did they not believe?" (Q.S Al-Anbiya: 21:30)
Big bang ini menyebabkan awan yang semula hanya berupa awan kecil,dalam sekejap mewujud menjadi benda-benda super besar.Pada detik pertama dentuman dahsyat,awan membentuk pusaran bola-bola gas yang memendarkan sinar dan energi yang berpijar.Pada tahun 1929 m,astronom amerika melakukan observasi dan melihat galksi yang jauh selalu bergerakmenjauhi satu sama lain dengan kecepatan yang tinggi.penemuan ini menunjukkan bahwa alam semesta ini tidaklah statis seperti yang dipercaya sejak lama,tetapi bergerak mengembang.Pengembangan al;am semesta ini terjadi pasca dentuman dayhsyat yang terjadi 14 milyar tahun yang lalu,bisa jadi realita tersebut merupakan bukti kebenaran serta tafsir hakiki firman Allah dalam Al-Quran ;
"Dan apakah orang-orang kafir tidak mengetahui bahwa langit dan bumi dahulu menyatu,kemudian kami pisahkan antara keduannya,dan dari air kami jadikan segala sesuatu yang hidup,maka mengapa mereka tidak beriman"(Q.S Al-Anbiya ; 21:30)