Terimakasih kepada pelatih Fachri Husaini dan para pemain tim Garuda U16 telah menjadi juara AFC U16 tahun 2018 setelah mengalahkan tim Thailand di final, malam tadi. Ini adalah kado yang sangat spesial bagi Indonesia yang akan segera merayakan ulang tahun kemerdekaan yang ke 73.
Keberhasilan tim muda ini menjadi juara pada perhelatan ini sekaligus meningkatkan harapan kita pada masa depan sepakbola Indonesia. Ini kabar baik. Ini sinyal kembalinya kejayaan sepakbola Indonesia, saya harap demikian.
Harapan kita selanjutnya, tentu saja, melihat pencapaian terbaik atlit-atlit Indonesia di ajang Asian Games XVIII. Saya pribadi optimis bahwa Indonesia mampu dan bisa, belajar dan memperbaiki, untuk pada saatnya kembali menjadi negara yang berjaya terutama di bidang olahraga.
Anak-anak muda asuhan Fachri Husaini tadi adalah harapan dan potret yang membanggakan. Oh saya sangat senang malam ini, bisa melihat anak-anak muda yang penuh semangat juang, bertempur di lapangan menerapkan strategi dari pelatih, bekerja sama dengan satu tujuan: menjadi yang terbaik, membuat harum nama negara.
Saya pikir, remaja-remaja dengan tekad begini harus dicetak dan dipersiapkan di setiap rumah. Remaja yang terlatih dalam semangat juang, semangat untuk berbuat sesuatu bagi negara dalam kapasitasnya, dalam pilihan-pilihan yang dibuatnya. Remaja-remaja pemilik masa depan yang memandang negaranya dengan cinta dan optimisme. Saya pikir, remaja jenis inilah pemilik masa depan.
Oh! Jangan lihat padaku dengan mata penuh tanya begitu. Saya hanya tukang sorak yang akan terus bersorak meski suara telah serak, dan tetap setia mengibarkan Sang Dwi Warna meskipun kain itu telah lusuh dibakar panas dan direndam hujan sepanjang musim yang bergelora.
Merdeka!
Merdekakan jiwamu!
Merdekakan ragamu!
Merdekakan tekadmu!
Merdekakan semangatmu!
Merdeka!
Wariskan semangat juang! Bukan semangat pesimisme! Perahu negara ini, temanku, telah sekian lama dihantam badai, apakah engkau akan menambah lubang di tubuhnya? Atau akankah engkau berupaya menambal lubang-lubang itu semampumu? Tidakkah kita malu pada anak-anak belia asuhan FH tadi? Kerja kita, prestasi bangsa!
Merdeka!
1945 - selamanya!
Terimakasih
Terinakasih telah mengunjungi. Selamat menyambut hari kemerdekaan yang ke 73. Satu Nusa, Satu Bangsa, Satu Bahasa. Bhinneka Tunggal Ika.