Jurnalis Pase FC berisi pemain rata-rata berusia 25 tahun dengan stamina 52. Kalau akhirnya bisa menang dengan PS Aceh Mantap yang diperkuat mantan pemain PSLS Lhokseumawe, itu adalah keajaiban. Jumat (7/12/18).
Meski mendapat serangan bertubi-tubi, bahkan JPFC mendapatkan dua kali hukuman penalti, gawang jurnalis tetap aman. Hal itu berkat kepiawaian kiper Bukhari yang bisa mengamankan gawang dari serangan lawan. Dua penalti diberikan karena pemain bawah JPFC, Muzakir menyentuh bola dengan tangan pada babak pertama. Albarra Maulana mengulangnya pada babak kedua.
Gol JPFC dicetak kapten Zulfikar Husein yang menendang bola ke sudut kiri gawang lawan. Bahkan JPFC sempat mencetak gol kedua melalui kaki Zulkifli RRI, sayangnya gol tersebut dianulir karena berbau offside.
Kemenangan JPFC buyar dalam lima menit terakhir. Lewat sebuah tendangan keras, pemain PS Aceh Mantap yang diperkuat mantan pemain profesional, berhasil menyamakan kedudukan. Pertandingan dilanjutkan dengan adu penalti. Hanya satu eksekutor PS Aceh Mantap yang berhasil mencetak gol. Sedangkan dari tim JPFC, Hive account@ayijufridar dan Zulkifli RRI sukses menjebol gawang lawan dari titik putih.
Terima kasih buat Hive account@aziz_abdi96 yang sudah mengabadikan jalannya pertandingan dengan kamera. Sayangnya Hive account@aziz_abdi96 yang kini jadi fotografer, tak bisa main karena belum cukup umur (5 pemain di atas 25 dan 5 pemain di atas 35 tahun).