Jurnalis Pase FC hanya mampu mengimbangi permainan PS Kodim Aceh Utara hanya pada babak pertama dalam semifinal JPFC Cup-III di Stadion Tunas Bangsa, Lhokseumawe, Senin (10/12/2018). Setelah kalah 0 - 1 di babak pertama, stamina pemain JPFC kedodoran pada babak kedua hingga gawang JPFC yang dikawal Bukhari bobol sampai lima kali pada babak kedua. Inilah skor tertinggi selama JPFC Cup-III berlangsung.
Pemain Kodim Aceh Utara yang unggul stamina dan postur, menyadari kelebihannya dan memanfaatkan untuk menyerang sejak menit pertama. Tapi berkat kehebatan kiper Bukhari, beberapa peluang Kodim Aceh Utara bisa dipatahkan.
Unggul segala hal, Kodim Aceh Utara malah terbantu lagi dengan dua gol offside. Penyerang Kodim yang tertinggal di belakang, masih bisa menerima umpan dan mencetak gol. Protes pemain JPFC tidak dihiraukan wasit. Perilaku penyerang Kodim Aceh Utara yang menarik pemain bertahan JPFC juga tidak dianggap pelanggaran meski terjadi di depan wasit. Aksi tersebut membuahkan gol ketiga bagi Kodim Aceh Utara.
Manajer JPFC, Adlin Shakubar, mengaku puas dengan permainan anak asuhnya meskipun kalah telak 0 - 6. Menurutnya, pemain JPFC hanya kalah stamina saja akibat tidak pernah latihan. “Selain itu, banyak pemain kami yang cedera. Ada juga pemain yang tak bisa hadir karena ada acara jurnalistik.
Dengan kemenangan ini, Kodim Aceh Utara melaju ke final berhadapan dengan PS Pemkot Lhokseumawe yang berlangsung Selasa (11/12/2018) di tempat sama.