Scandals data involving in political interests in the United States are now sparking public outrage with the #deletefacebook movement. This makes us realize that data is a new currency. Unfortunately, our money (data) is taken by a media company without a willingness to share.
During this big data company Google and Facebook managed to earn enough money from their advertising business. According to Visualcapitalist, in 10 seconds 225,000 GB of data transferred, over 500,000 posts appeared on Facebook, 57,000 tweets, 46,000 searches on Google, and 2 million messages sent on WhatsApp. Within 10 seconds, Google made a profit of $ 4090 and a revenue of $ 17610. While Facebook earned a profit of $ 480 and revenue of $ 2490.
Facebook CEO Mark Zuckerberg apologizes as well as promises to be better in protect the privacy of data. It is commendable. However, the fairest action is Facebook soon integrates with Steem blockchain through Smart Media Tokens.
In this era of blockchain, the public is no longer a consumer. Should not just get an illusion reward. Reward must be distributed. Remember, data is the currency in the internet world. Communities must have access to rewards generated by the media. And this is only possible when Facebook integrates with Steem blockchain.
Now, everyone is aware that the centralized internet continues to be problematic with data insecurity and data misuse, as happened on Facebook. 60 million user data is used for the political benefit of Donald Trump. This is a violation that brings up the #deletefacebook movement. WhatApp founder Brian Acton writes: *'It is time' to delete Facebook.
BAHASA
Skandal data yang melibatkan facebook dalam kepentingan politik di Amerika Serikat yang kini memicu kemarahan publik dengan gerakan #deletefacebook. Hal ini menyadarkan kita bahwa data adalah mata uang baru. Sayangnya, uang (data) milik kita itu diambil oleh perusahaan media tanpa kesediaan untuk berbagi.
Selama ini perusahaan big data Google dan Facebook berhasil memperoleh uang cukup banyak dari bisnis iklan mereka. Menurut Visualcapitalist, dalam 10 detik 225.000 GB data ditransfer, lebih dari 500.000 posting muncul di Facebook, 57.000 tweet, 46.000 pencarian di Google, dan 2 juta pesan yang dikirim di WhatsApp. Dalam waktu 10 detik itu, Google meraup keuntungan sebesar $4090 dan pendapatan sebesar $17610. Sedangkan Facebook memperoleh keuntungan sebesar $480 dan pendapatan sebesar $2490.
CEO Facebook Mark Zuckerberg meminta maaf sekaligus janji untuk lebih melindungi privasi data. Ini patut dihargai. Namun, aksi paling adil adalah Facebook segera berintegrasi dengan Steem blockchain melalui Smart Media Tokens.
Di era blockchain ini, publik bukan lagi konsumen. Tidak boleh hanya mendapat reward ilusi. Reward harus terdistribusi. Ingat, data adalah mata uang di dunia internet. Komunitas harus memiliki akses pada reward yang dihasilkan pihak media. Dan ini hanya mungkin manakala Facebook berintegrasi dengan Steem blockchain.
Kini, semua sadar bahwa internet tersentral terus bermasalah dengan ketidakamanan data dan penyalahgunaan data, seperti yang terjadi pada Facebook. 50 juta data pengguna dipakai untuk kepentingan politik pemenangan Donal Trump. Ini pelanggaran yang memunculkan gerakan #deletefacebook. Pendiri WhatApp, Brian Acton menulis: 'It is time' to delete Facebook.