Perencanaan pekerjaan pembangunan jalan rabat beton lorong kuburan gambong binjee. Pelaksanaan nya yang menyedihkan para pekerja yang banting tulang untuk mengangkat pangkal pohon kelapa. Sayang, sedih dan gembira yang mereka lakukan untuk kemajuan desa. Yang lebih disayangkan lagi mereka adalah lulusan Sarjana.
Lulusan sarjana pekerjaannya cuma begini yang semestinya di kerjakan oleh mobil alat berat tapi dikerjakan sarjana. Maka timbullah pertanyaan kenapa harus bekerja semacam itu para sarjana.Yang inti jawabannya kurang perhatian pemerintah daerah untuk menciptakan lapangan kerja kepada lulusan sarjana. Setiap tahun yang kita dengar Triliunan Rupiah dianggarkan untuk provinsi Aceh. Apa yang didapat masyarakat cuma iseng iseng pembangunan semata.
Tapi pembangunan SDM gak pernah terlintas buat masyarakat. Mohon kepada yang membaca postingan ini kritik dan pertanyakan kepada pemerintah. Semoga lulusan sarjana tidak menjadi pensiunan mahasiswa.