Ternyata benar seperti kata orang-orang bahwa masa-masa didayah memang paling indah dan sulit untuk dilupakan. Buktinya, aku masih teringat dengan kawan-kawan yang seperjuangan.
Dan dengan guru-guru, penyayang, yang tak pernah bosan untuk membimbing, dan menasehati kami dengan penuh keikhlasan tanpa pilih kasih dalam mengajari kami untuk satu tujuan mencari Ridha ilahi.
Tanpa mu guru kami sungguh tidak ada arti dalam menuntut ilmu.
Aku rasa teman-teman pun setuju dengan pendapatku yang satu ini.
Aaahhh aku jadi kangen
Dalam bahasanya yang lembut sembari tersenyum aku mengambil perkataannya yang sarat dengan makna.. Beliau mengatakan "Kedewasaan itu bukan dilihat dari umurnya, kekar tubuhnya, atau kepintarannya... Tetapi tergantung pada ruang lingkup hidupnya.
Kesan yang begitu menggelitik hatiku, kalau guru kencing berdiri, yaaa murid kencing berlari”.
Ternyata baru ku sadari yang beliau lontarkan sesuai dengan hadis Nabi
"الأدب فوق العل”
*Guru memang panutan bukan arogan
Terimakasih guru-gurukuu
Kalian memang pelita dalam gulita…