One month with Steemit.
Hai para sahabat steemian, saya berharap para steemian semoga sehat selalu. Pada kali ini saya mempunya cerita lanjutan sehingga membuat saya begitu semangat, pertama kali saya bergabung dengan steemit saya selalu diberi motivasi sehingga saya mendapatkan tambahan ilmu yang saya dapatkan dari teman-teman yang pertama kali bergabung di steemit.
Ucapan terimakasih saya ucapkan kepada karna beliau lah saya kenal dengan steemit, dan ucapan terimakasih juga saya ucapkan kepada abang-abang saya
,
,
,
,
dan kawan-kawan di steemit chapter Aceh Utara, yang sudah membagikan ilmunya kepada saya tentang bagaimana cara menggunakan steemit dengan baik dan benar.
Saya ingin mereview sedikit tentang kehidupan saya sebelum mengenal steemit. Jujur saya katakan, saya tidak terbiasa dengan menulis, apalagi untuk membuat suatu berita, karena menurut saya menulis itu sesuatu kegiatan yang begitu membosankan. Adapun berbagai pelatihan-pelatihan yang saya ikuti, tidak ada suatu perubahan dalam diri saya untuk keinginan menulis.
Nah berbeda dengan sekarang, saya sudah sebulan bergabung di steemit, dan steemit menjadi dunia kedua bagi saya, suka dukaku berbagi dengan steemit. Setelah saya mengenal steemit saya lebih suka untuk menulis, merajut kata demi kata sehingga menjadi sebuah paragraf yang dapat di baca oleh teman-teman steemit lainnya.
Pertama sekali saya memperkenalkan diri kepada teman-teman steemian (introduce myself) dan juga menjadi awal keberuntungan bagi saya bisa bertemu langsung dengan Curator Indonesia ,
dkk, disitu saya mengambil momen berharga untuk memperkenalkan diri langsung kepada Curator. "Semoga kamu bisa menjadi curator" itulah kata-kata yang disampaikan langsung oleh
.
Keseriusan dan keinginan bisa mengalahkan kebiasaan yang sebelumnya. memfokuskan diri untuk menulis pada steemit sudah tertanam di awal perkenalan, pantang menyerah, yakin usaha sampai adalah motto hidup ku.