Semua saling ingin mendahului. Menarik tali gas kehidupan sekuat hati, terburu-buru untuk sampai pada tujuan.
Kita, bahkan tidak peduli lagi pada rasa nikmatnya menunggu, bersabar, melarutkan diri pada kesunyian masing-masing. Pada takdir yang sudah digariskan.
Kita hanya singgah meletakkan kenangan hingga melapuk di sini, kemudian tak ada peristiwa lain yang terjadi selain saban hari tempat ini menangisi kenangan yang kita patri semegah candi.
Lalu kenapa sekarang kau ingin pulang? Bukankah pulang butuh sesuatu yang besar, sesuatu yang harus dipersiapkan dengan matang dan ketika telah sampai waktunya takdir tak bernyali lagi.
Benar memang, segala kita ada yang datang, ada yang pergi.
Pintu-pintu itu tak pernah tertutup. Dia terbuka bagi siapa saja yang patuh maupun jalang. Tempat ini, selalu menggenggam harap; seribu juta tahun lagi kita tetap di sini. Berbagi kisah. Berbagi cinta.
Selamat bermalam Minggu teman-teman Stemian. Semoga masih belum lupa cara berbagi kisah. Berbagi cinta. 😃