Hai Gaes...
How are you?
This long weekend brother, lets go we married! Eh, I means lets go to vacation!\
Iya, saya lagi bahagia. Lagi senang-senangnya, dan lagi berbunga-bunga. Gimana nggak, ini untuk pertama kalinya berhasil cairin uang dari Steemit. Berapaan? 750.000 rupiah dari total 10 SBD.
Lha segitu doang udah senang? Bro! Kalau dalam hati ente kepikiran demikian, sungguh engkau tak termasuk kepada orang-orang yang bersyurku! ( kumat jadi ustad!) Tak akan ada yang besar bila engkau tak pandai mensyukuri hal yang kecil. Untuk menjadi besar itu kan ada step. Ini bisa dapetinnya juga dengan berbagai drama.
Mulai dari anak sulung masuk Rumah Sakit sampai 2 minggu, dan kawan-kawan steemit Banda Aceh berbondong-bondong ke RS. Disinilah, saya semakin yakin kalau steemit bukan sekedar nyari duit tapi bangun kepedulian bersama!
Awal nge-Steem saya juga termasuk orang-orang yang tak percaya. Ah, palingan Cuma mereka-mereka yang gede aja yang bakalan kaya terus. Karena biasanya, hukum kapitalis adalah yang kaya akan tetap kaya, yang miskin ya syukurin aja. Tapi tatkala semuanya bahu-membahu? Ya alhamdulillah, 750 ribu rupiah pertama dipakai untuk beli kebutuhan rumah tangga dan obat.
Teruntuk sahabat yang telah membantu, berbagi, dan upvote, saya mengucapkan terima kasih banyak! Prinsip pantang minta sedekah, akhirnya terbukti juga. Allah punya banyak cara agar rezeki itu sampai kepada hambaNYA yang optimis.
Bak atra yahudi pih ba tuhan?! Halah, saya malas menanggapi komentar bodoh dan bengak seperti itu. Intinya adalah; Syukuri yang kecil, insya Allah yang besar akan datang!
Sekali lagi, Terima Kasih banyak untuk semua support-nya!
Man Jadda Wa Jadda...
Setiap usaha tak akan mengkhianati hasil, seperti saya misalnya, usaha hanya iseng-iseng maka hasilnya juga iseng-iseng. Dan iseng-iseng itu bisa membuat saya bisa beli anu... malas nyebutnya, nanti dikasih flag