Harus diakui dunia maya ini berkembang begitu cepat. Sejak tenggelamnya multiply, bangkitnya facebook lalu hebohnya dunia blogging dengan varian yang cukup banyak.
Awal 2015 adalah titik awal saya memutuskan untuk menekuni kembali dunia blogging. Tak menunggu waktu lama, akhirnya blog menjadi pekerjaan tetap saya.
Lalu, pertengahan 2017, jagat maya kembali dihebohkan dengan steemit. Awalnya mungkin ragu. Mengingat steemit terkesan seperti blog biasa. Namun siapa sangka, pada akhir 2017 harga Steem Dollar ( mata uang digital dalam steemit) melejit tajam.
Apakah lantas membuat migrasi ke steemit menjadi ramai? Tidak. Para blogger (dan youtuber adsense) sebagian besar masih bertahan. Akan tetapi, Google mulai mengaktifkan peraturan baru. Dan, Boom!
Peraturan tersebut akhirnya menggeser pemain blogger dan youtuber kecil mulai melirik alternatif keuangan online lainnya. Dan steemit menjadi salah satu pilihan terbesar mereka.
Berikut akan saya uraikan (semampu saya) kelebihan bermain blog dan steemit;
#Blog (blogspot dkk)
- Karena blog ini sifatnya terbuka, dan individualis maka sumber trafik menjadi penentu berhasilnya sebuah blog.
- Sumber pendapatan blog bukan hanya dari adsense akan tetapi bisa dari endorse atau undangan liputan. (Tergantung niche sebuah blog)
- Dari blog, biasanya para blogger akan menjadi artis dunia maya. Bila sudah begini, maka penghasilan juga akan bertambah.
- Membangun branding sebuah blog, membutuhkan waktu cukup lama. Biasanya satu tahunan.
- Persaingan dalam dunia blogging cukup tinggi, sehingga kesempatan sukses juga terbilang sedikit sulit.
- Bila blog sudah banyak trafik, terkenal, maka biasanya tanpa harus rajin update pun dia tetap.menghasilkan
- Sifatnya blokchain. Sehingga dia bergantung secara penuh kepada komunitas.
Sumber pendapatan tidak tergantung dari trafik umum. Akan tetapi lebih kepada klik vote oleh para pengguna steemit lainnya. - Dalam dunia steemit, jenjang karir yang harus dilalui adalah menjadi kurator dan witness. Juga berdasarkan level seorang penulis di steemit ( biasanya disebut stemian)
- Pendapatan dalam steemit hanya terpaku pada upvote atau trading SBD. Namun kelebihannya dia tidak perlu ambang batas pembayaran seperti adsense (minimal $100). Jadi bisa cairin kapanpun asalkan sudah lebih dari tujuh hari.
- Dalam steemit tetap bermain niche, dengan demikian branding tetap perlu. Agar para stemian muda bisa menjadi followernya.
- Persaingan dalam steemit sebenarnya cukup ketat. Akan tetapi karena dia bergantung penuh pada komunitas jadilah kita harus membangun branding bersama.
Itulah sedikit pendapat saya mengenai perbedaan keduanya. Ini belum lagi bila kita membahas dari segi teknik SEO dan turunannya. Yang bisa dipastikan dalam steemit hampir tidak dibutuhkan teknik tersebut.
Berapa stemian berpendapat, untuk apa trafik gede tapi yang upvote tidak ada? Ya hampir dapat dikatakan percuma juga.
Atau pendapat kak blogger sekaligus stemian,
Bagus sekarang kita ada Steemit, di mana kita bisa menjadi blogger yang berpenghasilan tanpa harus sibuk mencari iklan dan mengotori blog kita dengan tayangan iklan. Kita tidak perlu repot bikin proposal dan negosiasi yang menyebalkan, untungnya saya tidak pernah mau melakukannya, semua blog saya bebas dari iklan dan tak mau saya komersilkan.
Saya selalu yakin pada keadilan Allah, saya kerja pada Allah, saya menulis karena Allah, dan apa yang saya dapatkan biarlah Allah juga yang memberikan, pasti akan sangat adil dan pantas sekali.((jleb))
Tapi inilah dia, kamu pilih yang mana? Kalau saya, tetap akan memilih keduanya. Karena menulis, adalah sesuatu yang membahagiakan saya dan keluarga.