Tentang Catatan Perjalanan
Foto: Pantai Liang, Maluku Tengah ketika mentari tegak lurus di kepala.
http://instagram.com/evanys99
Amboina, negeri timur nan menawan. Aku mesti terpesona sejak menapakkan kaki di bandara. kuhirup aroma rempah dan duduk di sudut kafe sembari menyeruput secangkir kopi hitam.Pada penjemput sudah kutuliskan pesan, " Saya sudah mendarat, tapi jangan tergesa sebab saya bisa menunggu dengan kopi dan puisi". Aku harap dia lega meski 'pak Bosnya', yang notabene sahabatku terus bertanya. Amboina telah mencuri hatiku, maka ketika polisi bandara yang bertanya, ikut lentur dengan jawabanku yang menurutnya unik. "Saya tidak berpikir hal yang lain, yang saya perlukan, tempat ngopi yang enak sembari menunggu jemputan teman saya," kataku sembari tersenyum tentunya.
Aku tidak pernah khawatirkan tiap perjalananku sebab alur dan alun saling sertai. Aku tidak berpikir tentang banyak hal, tiapa perjalanan adalah jejak yang menyenangkan. Aku perlu sesaat menyesuaikan diri ketika sampai di perhentian sembari mereguk kopi hitam.
Perjalanan akan dilanjutkan menyusuri negeri-negeri bergugusan dan lengkap dengan tradisinya. Nanti akan kuceritakan banyak hal tentang Amboina yang menawan ini dalam kisah yang lebih panjang.
Pemula yang sedang memulai, salam steemian!