Quote: I proposed that the postings that smells of racism can be warn by the whale and if necessary can be entered by
as the postings are prohibited, like the posting below courtesy of
Itu kalimat yang anda tulis sendiri ya, dan disitu jelas tercantum bahwa anda menganggap tulisan jaki termasuk tulisan berbau rasis dan sebaiknya dilarang dan di masukkan daftar peringatan oleh whales dan steamcleaner.
Saya dah tunjukin link tulisan kamu dilapak lain untuk minta pendapat orang2 yang bahasa inggrisnya lebih bagus dari saya karena lulusan sastra inggris atau tinggal di Inggris, karena saya ngga gitu mudeng tulisanmu yang gramatiknya berantakan, mau cross check dulu untul nyari second opinion. (Tindakan lumrah bagi orang yang ngerti akal sehat dan tahu etika penulisan).
Jadi jangan nuduh saya salah faham karena semua audiens yang baca tulisan kamu di platform itu memahaminya sama seperti saya.
Berani nuduh berani ngaku n tanggung jawab dong ya 😀.
Lagian,sekali lagi kalaupun saya mmg salah paham maka tetep aja komentar saya sebelumnya tepat sasaran dong.
Saya kan kasih kamu saran:
Daripada membuat diri sendiri malu dan membuat masalah, sebaiknya jangan komentar pada tulisan yang anda ngga ngerti isinya dengan baik apalagi ditambah dengan nulis tema sulit dengan kalimat panjang pake bahasa asing yang tidak dikuasai dengan baik juga...
Karena justru hal semacam itulah yang menciptakan masalah baru dsn membuat masalah udsh ada jadi makin ruwet... Karena bisa bikin audiens salah tangkep.
Kalaupun maksa ingin nulis ngutarain opini panjang bertema sulit dengan bahasa inggris, mbok ya setidaknya berbesar hati minta tolong teman untuk ngoreksi dulu.
Di komunitas aceh ada kok beberapa steemian yang berpendidikan, sensibel dan punya kemampuan bahasa inggris bagus.
Jadi biar pesannya bisa sampai dengan baik dan benar gitu loh 😄.
Dan sekedar info ya.... Mereka yang adu argumen di artikel jaki dan ngga ngefans sama islam pun ngga ada yang komentarnya se kurang ajar seperti lord-geraldi yang nuduh orang seenaknya itu.
Mereka bicara pake argumen yang masih bisa dicerna, ngga cuma asal ngomong apalagi asal mengumpat.
Saya cukup proficient dalam bahasa Jerman, jadi saya bisa jamin ke kamu di friend circle jaki ngga ada orang yang extrem nazi hingga berani mencaci agama orang lain seperti yang kamu tuduhkan.
Karena mereka yang ada dilevel itu dan semua yang mulutnya terlalu kurang ajar ngga ngerti etika sudah pasti bakal diflag sama tuan rumah.
Tuan rumah ngga usah nunggu whale untuk mengamankan blognya dari orang-orang sok dan kurang ajar, karena steem power dia sendiri aja udah cukup kalau sekedar untuk menjaga kebersihan blognya.
And by the way...topik tulisan jaki yang kamu kutip itu sama sekali ngga ada hubungannya dengan definisi islam, ataupun aturan islam...melainkan itu sekedar merupakan jawaban atas pernyataan steemian di lapak sebelah yaitu seperti apa sih seorang muslim berfikiran terbuka dan toleran dimatanya dan apa yang sebaiknya dilakukan supaya yang baik-baik itu yang menguat eksistensinya dan bukannya justru yang jahat.
Jadi ngga ada bahasan soal aturan agama seperti tuduhanmu itu. Total salah sasaran.
Dan ngomong2 ketika kita masuk ke forum internasional dimana nilai-nilai global yang berlaku, maka sudah sewajarnya kalau kita mesti siap nerima aturan bin norma global pula dengan segala konsekuensinya.
Kalau ngga siap ya mending ngurung diri di komunitasnya sendiri aja secara eksklusif.
Kita ngga lagi dikampung kita sendiri, jadi ngarepin dunia mengakomodir kemauan kita yang make nilai lokal adalah harapan yang absurd, nggak realistis.
Itu namanya "self-righteous".
RE: Why steemit give space to stuff racist?