
It was a pleasure for me to fulfill any regional meetup invitation. As curator it is my responsibility to attend the steemit meetup. On the last Sunday, I and Indonesia steemit community team went to north Aceh, Aceh Indonesia where the first regional steemit meetup was held. It took around two hours by car to get this sub-district, Panton Labu. As usual, the coffee shop was a good place to hold meetup, its name Rajwa Kupi. A day before meetup they prepared all the things that we need. When we talk about meetup, we talk about the sharing information about anything that the participant needs. I was invited to share the information with the steemit member, especially to new steemit members who wanted know about steemit performance and the way to survive on this platform.
Saya senang memenuhi tiap undangan meetup regional. Sebagai kurator sudah menjadi tanggungjawab saya untuk menghadiri tiap pertemuan. Di hari minggu terakhir, saya dan Tim Komunitas Steemit Indonesia pergi ke Aceh Utara, Aceh Indonesia di mana meetup pertama diadakan di wilayah tersebut. Sekitar dua jam kami sampai di daerah Panton Labu. Seperti biasa, warung kopi adalah tempat yang bagus untuk mengadakan meetup, nama warung tersebut adalah Rajwa Kupi. Sehari sebelum meetup mereka telah menyiapkan segala hal yang dibutuhkan. Ketika kita berbicara tentang meetup, kita berbicara tentang berbagi informasi tentang segala hal yang dibutuhkan oleh peserta. Saya diundang untuk berbagi informasi, khususnya bagi pemula yang ingin tahu kinerja steemit and cara bertahan di platform ini.

In this meetup, I also motivated them to produce the quality content so that the other users will pay attention to our post. It is a crucial matter when we deal with various content that brings no any development, that why the meetup aimed to hold. I personally considered this meetup was a new family gathering. I met many people with the different background who obviously have different idea and creativity. These distinctions were expected to bring some change to their own life. They must focus on their own talent and passion on this platform. I also answered couple questions about how to be a tough user, how to be productive steemian, and many questions that I had no sufficient time to answer but I believed, they all got my message, and I really hoped they would apply in their post.
Di meetup ini, saya juga memotivasi mereka untuk menghasilkan konten yang berkualitas sehingga pengguna-pengguna lain akan memperhatikan postingan kita. Ini masalah penting ketika kita menghadapi dengan konten yang berbeda-beda dan tidak menunjukkan perubahan, justru itulah meetup diadakan. Saya secara pribadi melihat meetup seperti perkumpulan keluarga baru. Saya berjumpa banyak orang dengan latarbelakang berbeda yang jelas-jelas memiliki idea dan kreativitas yang berbeda pula. Perbedaan ini diharapkan bisa membawa perubahan pada kehidupan mereka. Mereka harus fokus pada kemampuan yang dimiliki seperti bakat, dan passion. Saya juga menjawab beberapa pertanyaan terkait bagaimana menjadi pengguna tangguh, bagaimana menjadi pengguna steemit yang produktif dan banyak lagi pertanyaan yang tidak memiliki banyak waktu untuk menjawabnya tapi saya percaya, mereka semua mengerti apa yang sudah saya sampaikan, dan saya sangat berharap kawan-kawan semua bisa mengaplikasikan di postingan mereka.

The meetup went smoothly, and the room was so okay to have interaction with each member. I was there accompanied by the team which was ready to take a part in delivering the information about steemit. They set time for each speaker so that the meetup ended on time. I was also told, that the Indonesia Steemit Community Chapter North Aceh would have a leader where on this occasion was used to acknowledge him as the chapter leader. was appointed to led this chapter. Having another community chapter showed Steemit has been currently booming in Aceh and in some Indonesia regencies. There are many people can not wait to be steemians, and they are willing to wait for the approvement.
Meetup berjalan mulus, dan ruang pun sangat bagus untuk dijadikan tempat interaksi dengan tiap anggota. Saya ditemani oleh tim KSI yang siap mengambil bagian untuk menyampaikan informasi tentang steemit. Mereka mengatur waktu untuk tiap penanya, sehingga meetup berakhir tepat waktu. Di kesempatan itu, saya juga diberitahu bahwa Komunitas Steemit Indonesia Chapter Aceh Utara akan memiliki ketua.
ditunjuk untuk memimpin komunitas chapter ini. Dengan bertambahnya komunitas chapter, ini menunjukkan bahwa steemit sedang marak di Aceh dan di beberapa wilayah Indonesia. Banyak orang tidak sabar ingin menjadi steemians, dan mereka rela menunggu persetujuan dari pihak steemit.

By having the massive new users made me and the team form more regional communities in order to give them an easy access to get information about steemit. In doing so, we have some regional communities that were already established in Indonesia and there will be more to come. I am happy seeing this improvement and the members who commit to working together to build the community toward the better future, as a community is the place where we can find new friends and new ideas that will, who knows, inspire the new members to always produce good content, readable, and informative. I hereby I would like to say, thank you very much for welcoming us as your brothers and stay in touch with your new family. Yes, together we can, together we build the trust among the members.
Bertambahnya pengguna baru, mendorong saya dan tim untuk membentuk lebih banyak komunitas regional untuk memudahkan akses kepada pemula untuk mendapatkan informasi tentang steemit. Dengan demikian, kita memiliki banya komunitas regional yang sudah terbentuk di Indonesia dan akan ada banyak lagi. Saya sangat senang melihat kemajuan ini dan anggota-anggota yang komit bekerjasama untuk membangun komunitas ke arah lebih baik karena komunitas adalah tempat dimana kita bisa mendapatkan kawan baru dan ide-ide baru yang, siapa tahu, bisa menginspirasi para pemula untuk selalu menghasilkan konten yang bagus, bisa dibaca, dan informatif. Dengan ini saya ingin mengucapkan terima kasih banyak atas penyambutan kami sebagai saudara anda, dan tetap berkomunikasi dengan keluarga baru anda. Ya, bersama kita bisa, bersama kita membangun kepercayaan di antara anggota komunitas.
