Anak usia dini adalah generasi emas yang harus dijaga dengan pola asuh yang baik oleh keluarga dengan berbagai pembiasaan yang baik dan kondisi lingkungan yang pro tumbuh kembang anak. Sehingga dia akan mampu melewati proses pertumbuhan dan perkembangannya secara alamiah tanpa harus dikarbit. Pada era teknologi yang semakin canggih orang dewasa dapat mengarahkan anak sesuai dengan norma dan etika tanpa kebablasan IT. Pesatnya era digital telah merubah pola pikir dan adaptasi manusia termasuk anak usia dini yang berhadapan langsung dengan teknologi sejak belum lahir hingga merasakan sentuhan alam nyata.
Kerjasama berjaringan antar stakeholder harus dilakukan tanpa berkompromi lagi demi anak bangsa yang tangguh dan berkharakter dimasa depan. Lembaga yang peduli pendidikan anak usia dini seperti HIMPAUDI dan PKK Aceh misalnya harus meningkatkan intensitas dan kinerjanya dalam mengaplikasikan program-program untuk pendidikan anak usia dini khususnya di kabupaten/kota yang ada di Aceh.
PKK Aceh yang saat ini diketuai Darwati A. Ghani berupaya keras dalam meningkatkan kepeduliannya terhadap anak usia dini melalui pembinaan PAUD dan kegiatan skil parenting baik berupa dialog, pelatihan,seminar maupun konferensi. Beliau juga telah turun ke beberapa kabupaten/kota untuk melihat langsung situasi pendidikan anak usia dini termasuk melakukan kegiatan motivasi. Kegiatan ini disinergikan juga dengan program pemerintah dibawah kementrian pendidikan nasional terhadap usia dini.