Hanya seorang laki-laki tua tertidur di atas kursi tunggu. Satu ransel hitam dan satu tas jinjing dipakai sebagai bantal dan guling.
Deretan kursi hitam dan berdinding kaca dengan nuansa lampu remang-remang menambah sunyi dan lelapnya tidur pria tua itu.
Tapakku melangkah pelan untuk tidak terusik tidurnya. Lima kursi selang kakiku terhenti untuk bersandar sambil memandang E5 dengan lampu kuning berlatar hitam.
Go Green pada layar bawah membawa sangat aktivitas ku selama ini. Sepi, tanpa petugas, dan mataku sekali-kali memandang lelapnya tidur lelaki tua itu.
Dari jauh terlihat tiga pramugari cantik berseragam merah seksi menuju ke arah penerbangan internasional.
Lelaki tua agak sedikit bergerak badannya, terlihat tangannya mengambil handphone dikantong. Tidak tau siapa yang nelpon, hanya terdengar dia jawab "ya, saya sudah di bandara".
Tidak lama kemudian, lelaki tua itupun bangun bersama tasnya menuju kearah selatan, kearah mushalla. Suara azan terdengar, kemudian aku secara perlahan mengikuti dia untuk menunaikan shalat subuh.
Itulah cerita lelaki tua pada Gade E5 24 May 2019 Terminal 2 Bandara Soekarno Hatta.[]