Sebagai orang yang belum terlalu lama bergabung dengan Steemit, dulu saya sempat bingung apa arti sebenarnya angka ini.
Umur? Kok bisa lebih muda? Lalu sempat saya lihat-lihat di sebuah akun besar,
Wah rupanya pemilik akun sudah tua, pikir saya waktu itu.
Salahnya, sebelum Saya mendapatkan pasword untuk login ke Steemit, Saya tidak mencari tahu tentang Steemit ini. Saya hanya diberi tahu oleh kakak ipar saya (yang sepertinya belum mulai menulis di Steemit padahal dia sudah daftar duluan), kalau ada situs menulis-untuk-dibayar yang sedang populer di Aceh dan Saya disuruh untuk mendaftar. Saya pikir ini tidak berbeda dengan situs squidoo (sekarang Hubpages), jadi saya tidak mencari tahu lebih dahulu.
Ignorance can kill you
Setelah seminggu woro-wiri tanpa tujuan jelas, mencari tahu sedikit-sedikit apa arti angka di dalam kurung ini, akhirnya saya mengerti kalau ini adalah REPUTASI.
Emangnya reputasi penting?
Iyalah. Reputasi menunjukkan seberapa banyak apresiasi dan kepercayaan yang diberi komunitas steemit. Siapa saja, mau presiden sekalipun, kalau bikin akun steemit pasti nilai reputasinya (25). Butuh usaha dan air mata untuk menaikkan nilainya. Pentingnya reputasi yang tinggi juga membuat tulisan kita menjadi lebih mudah dilihat banyak steemian, plus yang follow pun naik jumlahnya. Nilai ini bisa naik atau bahkan turun seiring dengan interaksi pengguna akun di dalam situs Steemit.
Reputasi bisa naik kalau Postingan (termasuk komenan) kita di upvote orang. Enggak sembarangan juga tapinya. Dari referensi yang saya dapat ada beberapa hal yang penting dalam rangka menaikkan skor reputasi kita, seperti:
Mengutamakan kualitas daripada kuantitas tulisan
Lebih baik memposting 1-2 artikel dengan kualitas tinggi daripada banyak memposting tapi tidak berbobot. Memang sulit sih membuat artikel dengan kualitas mantap jiwa. Butuh banyak referensi baik pengalaman maupun bacaan. Tapi yang dicari oleh steemian berkualitas ya tulisan semacam ini juga. Saya paling dalam sehari cuma memposting 1 artikel/foto, tapi bukan apa-apa, emang saya nggak tau mau nulis apa lagi juga sih, hehehe.. yang penting belajarnya.
Berinteraksi
Nah, kalau baca tulisan steemian lain, jangan lupa dikomen. Komentarnya juga jangan asal-asalan dan “upvote balik eaph!”. Memang sih, kita komentar di tulisan lain pasti ada sedikit rasa ingin dihampiri kembali sama yang empunya tulisan. Komentar yang baik dan berbobotlah yang biasanya menarik penulis untuk mampir di tulisan si komentator. Siapa tau komen kita diupvote juga kan ‘mayan. Lalu usahakan juga membalas komentar yang masuk di tulisan kita sendiri. Ada tamu ya disambut dong ya.
Upvote postingan yang bagus
Katanya referensi lagi (berhubung saya minim pengalaman), upvote-lah di postingan yang bagus, jangan asal semua di upvote. Saya pernah menjumpai meme-meme nggak jelas (mending kalo lucu) waktu browsing di feed, yang seperti ini kalau bisa nggak usah di upvote. Banyak kok yang lebih berisi. Fotografi yang keren, info dari traveler, wisata kuliner, filosofi, review film/buku yang bisa menambah sedikit wawasan.
Satu hal lagi tentang reputasi, usaha untuk menaikkannya bertambah seiring besarnya reputasi. Dengan kata lain, untuk naik dari (26) ke (27) butuh usaha 10x lipat daripada (25) ke (26). Hitung-hitungannya agak njelimet, yang penasaran bisa cek disini.
Reputasi juga bisa **turun**. Hal yang menyebabkan turunnya angka reputasi adalah jika postingan kita diberi flag. Sebabnya karena pembaca merasa tidak suka dengan yang kita post. Misalnya saja karena kontennya plagiat, berisi hate speech, rasis dan banyak lagi.

ini tombol buat downvote/flag, ada di sebelah kanan judul
Lalu kalau ada orang asal-asalan ngasih flag/downvote kita gimana?
Asalkan reputasi kita lebih tinggi dari orang yang memberikan downvote, reputasi kita nggak akan terpengaruh. Nah,Nambah satu lagi deh alasan kenapa reputasi kita harus dijaga dan dinaikkan terus.
Tapi..
Ada juga yang menganggap reputasi di Steemit adalah sekedar angka aja.
Hive account@thecrytotrader mengatakan dalam postingannya:
Banyak teman yang bertanya, apa reputasi benar-benar penting dengan keyakinan mereka bahwa jika reputasi sudah menembuh 60+ maka akan sukses di Steemit, dan jawaban dari saya adalah TIDAK.
Karena reputasi hanya berdasarkan nilai vote doang. Sekarang udah banyak jasa Bot yang bisa dibeli untuk memberikan “powerful vote” sehingga banyak orang yang mengeluarkan uangnya untuk menaikkan reputasi dengan instan supaya ketika reputasi sudah tinggi mereka akan mendapat dukungan dari “whale”. Namun itu adalah pemikiran yang salah.
Bener juga ya? Terus bagaimana?
Kalimat yang saya temukan dalam referensi lain ini mungkin bisa membantu.
Reputasi menjadi penting ketika didapatkan dengan interaksi asli, bukan dibeli
Interaksi tulus sesama steemianlah yang membuat reputasi penting. Dengan interaksi tulus inilah yang membentuk komunitas yang loyal. Komunitas yang akan selalu mendukung dan menjaga konten yang kita buat. Menurut saya juga sih begitu..
NB: Lalu, bagaimana menurut steemian lain bagaimana? Saya masih newbie di sini, pencerahan lain sangat dibutuhkan. Terima kasih.
Tulisan ini dibuat untuk #kontessteemitindonesia
referensi:
1
2
3
4
5
