Hai semuanyaa!
Di artikel ini aku mau cerita kenapa awalnya aku join Steemit. Secara ringkasnya udah aku tulis di artikel #introduceyourself di awal dulu sih.
Nah, sekarang aku mau cerita selengkapnya
Awalnya, aku yang memang hobi baca mulai tertarik dengan bacaan tentang blockchain dan cryptocurrency.
Ternyata blockchain bisa diterapkan di bidang apapun.
Mulai teknologi dan jejaring, sosial media, musik, perbankan, hingga bidang konvensional seperti pertanian dan peternakan.
Sebagai seorang millennial yang membutuhkan ruang berjejaring, update info-info terkini, bahkan mengungkapkan unek-unek, maka aku mulai dengaaan… sosial media.
Kemudian aku cari sosial media apa sih yang berbasis blockchain. Ternyata Steemit menjadi yang paling sering muncul. Informasi mengenai Steemit ini bisa ditemukan dimana-mana dan cukup mudah mencarinya.
Setelah banyak baca-baca, mulai paham dan cukup yakin untuk menceburkan diri sebagai seorang Steemian.
“Seru nih nulis aja langsung dapet reward”, begitu pikirku saat melihat dollar-dollar bergelimpangan di berbagai artikel.
Ups, ternyata tidak semudah itu. Semua harus dilalui dengan proses.
Mulai join Steemit sejak sekitar dua bulan lalu, ternyata hingga kini pun hasilnya belum cukup signifikan. Tapi bukan melulu soal reward, dengan sedikit mengubah cara pandang aku pun sadar bahwa dengan Steemit ini aku dapat melatih cara berkomunikasi, bagaimana membangun konten berkualitas, serta menjalin relasi dengan berbagai pihak yang bahkan tidak pernah kubayangkan sebelumnya.
(Artikel ini berlanjut ke bagian kedua)