Begitu diperkenalkan steemit oleh sahabat saya , detik itu juga saya sign up. Tidak perlu pikir panjang. Saat itu saya merasa sangat siap menerima platform untuk memuat konten, terutama berbentuk tulisan. Berhubung dalam minggu-minggu terakhir sebelum mengenal steemit, saya ingin membuat sebuah blog pribadi.
Hal ini sudah beberapa kali saya sampaikan pada sahabat saya . Saya ingin mengisi ruang kosong di antara padatnya aktivitas saya sebagai dokter spesialis penyakit dalam. Sebab bagi saya menulis adalah alat penyeimbang sekaligus penghibur, sehingga saya butuh wadah untuk berkarya. Apalagi dulunya, sejumlah cerpen, puisi dan artikel saya dimuat di media lokal dan nasional.
Hampir saja saya membuat blog pribadi www.razackpulo.com. Tetapi bagai datangnya petunjuk yang tak disangka-sangka, menelpon
mengajak ngopi. Kebetulan saya sedang bersama Arbi. Saat itu, sebenarnya saya buru-buru ingin balik ke Bener Meriah.
"Sepuluh menit pun boleh kita ngopi, sebab ada hal penting yang ingin saya sampaikan," kata kala itu.
Setelah menjalani pertualangan di dunia steemit selama 5 bulan. Saya tiba pada kesimpulan: Steemit merupakan penemuan dahsyat abad ini. Betapa tidak, dengan membuat konten, bukan hanya tulisan, tetapi juga foto, video, art, dan bentuk kreativitas lainnya di dalam blog berbasis blockchain ini, kita akan memperoleh reward dalam bentuk cryptocurrency SBD dan Steem yang sangat bernilai, dan terus meningkat harganya hari demi hari. Ini sungguh luar biasa sekali. Tidak main-main. Bahkan, berpeluang mengalahkan pendapatan saya sebagai dokter spesialis.
Terus terang, dengan kesibukan saya sebagai dokter, kehadiran steemit, telah membuat saya sangat terhibur. Seakan, kepenatan seharian bekerja seperti hilang begitu membuka aplikasi steemit, lalu menulis minimal satu tulisan per hari.
Walaupun saya dokter, jujur, saya lebih senang menulis tentang traveling, food, komunitas, kegiatan ilmiah kedokteran seperti seminar atau workshop serta hal-hal unik lainnya. Saya tidak menulis tentang kesehatan, karena seharian saya bergelut dalam dunia medis. Jadi biarlah saya happy dengan menulis yang indah-indah, bukan menulis tentang penyakit yang menakutkan.
Saya teringat betul kata , "Di steemit ini kita menulis yang indah-indah saja bang". Jadi, saya ikut saja saran cekgu. Saya menulis tentang keindahan, tentang kebersamaan, tentang hal-hal positif yang dapat memberi inspirasi kepada banyak orang, khususnya sahabat steemian.
Oya, sahabat stemian yang ingin konsultasi tentang kesehatan, silahkan komunikasi langsung dengan saya via WA atau telfon, sebab Anda tidak akan menemukannya dalam blog steemit saya. []