Tulisan ini saya tulis sebagai permintaan maaf kepada sebagian teman di steemit yang merasa sangat terganggu dengan chatting suaka yang dilakukan sebagian pengguna steemit. Saya sebagai pengguna steemit dari Indonesia merasa tercoreng oleh mereka, namun saya tidak memiliki bukti untuk membantahnya. Teman kita yang terganggu ini mengenal dengan jelas si pengganggu. Ada di antara teman yang terganggu ini menulis di blognya bahwa diantara si pengganggu itu ada yang berasal dari pengguna steemit Indonesia, kita sangat menghargai privasinya.
Dan ini mungkin akan menjadi sebuah pesan singkat kepada orang-orang yang menjadi sasaran.
Ini berkenaan dengan apa yang terjadi baru-baru ini antara pengguna steemit. Sebuah chatting bisa saja mengganggu orang lain. Saya tidak bermaksud mengatakan bahwa chatting di steemit adalah sebuah pelanggaran, tapi yang ingin saya katakan adalah tentang chatting yang meminta agar orang lain memberikan Upvote kepada kontennya. Saya menilai tindakan seperti ini adalah sebuah sikap yang tidak jujur, siapun boleh saja meminta orang lain menilai konten yang diciptakannya, jika konten itu baik, berapa persen pun suara yang diberikan orang lain itulah nilai konten kita sebenarnya, jika mereka tidak memberikan suara itu artinya konten kita tidak bernilai. kita terima saja apa adanya, jika ingin lebih maka belajar lebih rajin dan ciptakan yang lebih bagus adalah solusinya, bukan dengan cara yang tidak jujur. Apapun nama komunitas kita, kita adalah pengguna steemit. gunakan dengan baik dan jujur agar mendapatkan hasil yang baik.
Mari Kita membangun kejujuran dalam diri kita dan hentikan kebodohan ini.
Mari kita kedepankan etika kejujuran dalam bersaing di steemit. Sebuah etika bangsa itu sangat tergantung pada sikap kejujuran. Menjaga harkat dan martabat bangsa lebih penting dari hanya sekedar meraih SBD. Kita sudah banyak menyaksikan kecurangan dalam pilkada dunia nyata. Mungkin Kejujuran di dunia maya perlu di perjuangkan agar kejujuran itu tidak hilang dari muka bumi.