Ciri khas seorang entrepreneur adalah kemampuannya dalam melihat sebuah peluang. Terkadang, sebagai orang biasa, kita merasa terheran-heran manakala sebuah peluang mampu menjadikan seseorang kaya. Harus diakui, peluang tersebut bisa amat sederhana, pakar manajemen bisnis dan Universitas Indonesia, Dr. Rhenald Kasali pernah mengatakan, peluang itu sebenarnya amat banyak dan hampir setiap saat lewat di depan mata kita. Sayangnya, tidak semua orang jeli dalam melihat dan menangkap peluang tersebut. Hanya orang-orang yang termotivasilah yang dapat melihat bahkan terkadang merekalah yang menciptakan peluang itu (motivated people can see and also create the opportunity).
Dr. Rhenald menyarankan agar jangan mengambil peluang yang sifatnya kasat mata karena biasanya dalam waktu yang tidak lama akan diserobot banyak orang,banyak saingan.
Namun, seperti kata pepatah, ada gula ada semut, banyak yang kemudian masuk ke bisnis ini. Sebagian karena latah. Namun, bukan Perry namanya kalau ia hanya terpaku pada konsep masa lalu, dengan motivasi kuat, kini ia membuka Boutique Outlet dengan target pasar kelas menengah atas. Jadi, Terkamlah sebelum dilihat orang lain. Kita akan kehilangan kesempatan emas (aportunity lost) dan di kemudian hari akan menyesal.