Sebagai seorang yang terlahir dan ikut berkecimpung dalam dunia pendidikan, pasti akan mengerti hiruk pikuknya proses dalam menuntut ilmu pengetahuan.
Menjadi seorang pelajar tidaklah mudah. Kita dituntut untuk selalu belajar dan mendalami berbagai ilmu pengetahuan. Layaknya sebuah perangkat. Lama-kelamaan sebuah partisi akan penuh jika terus-menerus ditumpahi berbagai file. Alhasil partisi tersebut akan rusak. Untuk membuat partisi itu tetap stabil adalah dengan cara menghapus file-file yang telah usang sehingga memberi ruang kosong untuk file yang baru.
Pun demikian halnya dengan otak, juga akan melakukan hal yang sama. Apabila terlalu banyak informasi yang masuk ke otak maka otak tidak dapat menyimpan informasi tersebut semuanya. Secara berkala informasi yang telah lama disimpam dalam otak lama-kelamaan akan menghilang, alias lupa.
Hal ini terjadi karena penumpukan ingatan, sehingga membuat informasi tersebut bercampur aduk, dan membuat pengorganisasian ingatan tidak terstruktur seperti yang diharapkan. Contoh sederhana misalnya : seorang pelajar yang sedang memperlajari soal matematika di sekolah, setelah itu pelajar tersebut diminta untuk mempelajari soal kimia. Apa yang terjadi ? Saat mereka diminta untuk mengingat kembali proses penyelesaian soal matematika mereka akan kesulitas untuk meningat kembali. Sebab, terjadi penumpukan ingatan didalam otak, sehingga sulit untuk mengeluarkan informasi tersebut.
Ingatan merupakan suatu kemampuan dalam mengingat atau menyimpan informasi yang kemudian digunakan kembali dimasa yang akan datang. Secara ilmiah ingatan dapat menyimpan informasi dalam bentuk kode, supaya memudahkan dalam pencarian jika suatu saat diperlukan kembali.
Ingatan manusia akan bertahan lama jikalau proses penerimaan informasi yang terjadi memberikan suatu kesan yang unik. Tentunya hal itu pernah kita alami dalam kehidupan sehari-hari.
Ada beberapa hal yang harus diperhatika untuk menjaga ingatan agar pengetahuan tetap terawat dan melekat dalam pikiran :
Sesering mungkin meluangkan waktu untuk membaca kembali apa yang telah dipelajari.
Fokus dan teliti pada setiap aspek yang sedang diamati.
Lakukan interaksi dengan lingkungan sosial di sekitar anda.
Olahraga secara teratur dan perbanyak makan buah serta syuran.
Bersyukurlah, selagi kita masih bisa mingat. Setidaknya, ingatan dapat membantu kita untuk mengingat masalalu dan untuk merancang masa depan.