Sumber photo Serambi Indonesianews.com.
Belum kering rasanya air mata kita mengingat peristiwa gempa bumi dan tsunami yang melanda Sulawesi tengah. Ribuan nyawa melayang di empat kabupaten, Donggala, palu, Sigi dan Mamuju Utara, Gempa bumi dan tsunami telah meluluh lantakkan daerah-daerah tersebut.
Para korban yang tewas belumlah Habis di temukan dan di evakuasi, suasana duka masih menyelimuti. Tiba- tiba saja, perhatian tertuju ke Sumatera Utara dan Sumatera barat. Bencana banjir dan longsor melanda kedua daerah tersebut, Sebanyak 20 orang meninggal dan 15 hilang akibat banjir dan longsor pada Kamis dan Jumat (11-12/10/2018).
Bencana banjir dan longsor tersebut juga mengakibatkan puluhan orang terluka dan tempat tinggalnya hancur hanyut terbawa air bah.Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho menyebutkan, , korban tewas, hilang dan luka tersebar di 4 wilayah, yaitu di Kabupaten Mandailing Natal, Kota Sibolga, Kabupaten Tanah Datar dan Kabupaten Pasaman Barat.
Informasi tersebut masih berdasarkan data sementara, pendataan dan pencarian masih dilakukan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Sumatera Utara dan Barat.
Bencana yang datang bertubi-tubi di beberapa wilayah Indonesia merupakan sebuah kehendak dan cobaan dari Allah SWT.
Kita sebagai hamba NYA yang beriman hanya mampu berdoa dan membantu meringankan beban penderitaan mereka. Kita berdoa semoga Allah SWT memberikan kekuatan, kesabaran dan ketabahan untuk mereka..
Posted from my blog with SteemPress : https://abughaisan83.com/2018/10/13/air-mata-kembali-tertumpah-di-sumatera-barat-dan-sumatera-utara/