Kebersamaan masyarakat dalam khanduri glee.
Khanduri atau dalam bahasa melayunya kenduri merupakan hal yang sangat sakral dilakukan oleh masyarakat Aceh. Ada khanduri Meukawen, khanduri nujoh, khanduri Lueng, khanduri laptop, khanduri Blang, khanduri Glee, khanduri jrat, Khanduri bungong Kayee, khanduri Aneuk Yatim dan Khanduri maulot.
Masih cukup banyak lagi khanduri lainnya dalam masyarakat di seluruh Kabupaten/Kota di Aceh. berbagai macam kenduri tersebut telah berlangsung secara turun-temurun dan masih di lestarikan sampai saat ini.
Berbagai macam khanduri tersebut di selenggarakan dengan berbagai tujuan ,baik di karenakan sebab musabab tertentu,syukuran dan kegembiraan, ada pula dilakukan kenduri karena musibah yang diiringi tahlilan dan do’a .
Memasak Khanduri Glee
Dari sekian banyak tradisi khanduri tersebut, tradisi khanduri glee / uteun yang secara turun-temurun di lakukan oleh masyarakat dusun Alue U Desa balee panah kecamatan Juli. Setiap Bulan Muharram, masyarakat membawa masing-masing satu Ekor Ayam untuk di masak secara bersama di sebuah lokasi yang di tentukan.
Masakan ayam kampung
Sambil menunggu ayam dan nasi matang, kaum lelaki secara bersama-sama membaca Alquran dan di akhiri dengan doa bersama. Acara khanduri glee tersebut di akhiri dengan santunan Kepada anak-anak dan anak yatim yang ada di desa tersebut.
Kebersamaan menyantap khanduri glee.
Kekompakan dan kebersamaan masyarakat terlihat sangat luar biasa dalam pelaksanaan acara khanduri glee tersebut. Semoga tradisi ini tetap terjaga sebagai salah satu kekayaan budaya lokal dari masyarakat setempat.[]
Posted from my blog with SteemPress : https://abughaisan83.com/2018/10/08/khanduri-glee-tradisi-turun-temurun-masyarakat-pegunungan/