Ngopi di tengah Banjir
Selamat siang sahabat semuanya...
Dalam beberapa hari terakhir, intensitas curah hujan terlihat sangat tinggi. Tak pelak lagi banjir pun datang tanpa permisi, paling tidak jalanan dan pekarangan rumah tergenang oleh limpahan air hujan.
Bagi masyarakat yang tinggal di pendalaman, kondisi tersebut sudah lumrah terjadi. jalanan desa berubah menjadi sawah, anak-anak desa saban hari mandi lumpur di lapangan bola yang berubah seperti areal Tambak yang penuh dengan lumpur.
Banjir di musim penghujan
Aktifitas masyarakat terlihat sangat berbeda disaat-saat musim hujan. Kaum pria lebih senang berkumpul di kedai-kedai kopi, bercengkrama di temani secangkir kopi dan rokok untuk menghangatkan suasana.
Kondisi ini juga terlihat di perkotaan, Cafee-caffe dan Warkop terlihat penuh dari pagi sampai malam hari. Kemalasan melanda beberapa orang untuk bekerja dan beraktivitas. sebagian malah menenangkan diri di kamar di balik selimut untuk menikmati tidur di temani guling yang empuk.
Semarak Warung Kopi/ caffe di saat musim penghujan
Sahabat, musim hujan bukanlah alasan untuk bermalas-malasan, bekerja dan beraktivitas untuk mencari nafkah bagi keluarga jangan sampai terabaikan. Hujan adalah Rahmat yang di curahkan oleh Allah SWT untuk alam semesta.
Di saat curah hujan yang begitu tinggi ini, adakalanya juga berakibat bencana banjir dan longsor. Semoga saja kita di jauhkan dari bencana dan malapetaka. Kesiap siagaan dalam menghadapi bencana banjir mutlak di perlukan untuk mencegah Korban jiwa jika sewaktu-waktu bencana banjir itu datang.[]
Posted from my blog with SteemPress : https://abughaisan83.com/2018/10/16/suka-duka-di-musim-penghujan/