Sejujurnya Aku bukanlah penyuka bola, yang aku suka antara lain mie aceh, mieso, martabak, dan segala jenis makanan. Kebetulan pas nonton bola ada yang jual makanan, makanya aku ikutan suka nonton bola apalagi nonton rame-rame sama kawan dan orang-orang tak dikenal di warung kopi, yang bikin asiknya lagi kalau di warkop rame orang tua di atas 50 taun, komentar mereka kadang bikin ketawa geli, apalagi pas komen pakek bahasa korea.
Aku juga bukan penyuka binatang, seperti harimau, beruang dan macan, selain berbahaya untuk di ternak, mereka juga haram dimakan, setauku semua binatang yang bertaring dan berkuku tajam haram hukumnya, termasuk gigi lembu, itu pun karna keras, kalau lunak kupikir laku juga kalau di jual lewat olx, shopee, tokopedia dan sebagainya.
Kembali lagi ke masalah bola, menurut bahasa bola artinya bulat, seperti bohla bu yang juga bulat bentuknya, kadang aku berpikir bumi ini bulat seperti bola, namun tak semulus kulit luna maya, banyak jerawatnya kayak porabumah perempuan didesaku, walaupun berjerawat dan berkulit hitam metalik, banyak lelaki yang menjadi korban pas kenalan di fesbuk lantaran melihat fotonya yang memakai kamera 390. Efek kamera memang luar binasa, tapi walau begitu, porabumah adalah tipe wanita setia dan baik hati, bulan depan kudengar dia akan dipinang oleh pemuda tamvan kota seberang. Jodoh, rezeki, pertemuan dan maut sudah di tentukan Tuhan, jangan pernah menganggap remeh orang lain, ketamvanan dan kasyantikan itu hanya titipan sementara dan sifatnya relatif. Seperti saya yang kelihatan tamvan jika dilihat dengan kaca pembesar.
Dulu sekitar taun 2000an, pas lagi hebatnya liga itali, aku menyukai grup band dewa, tipe x, padi, slank dan Jamrud karna mereka tidak bermain bola dan membela tim keseblasan. Bagiku mendengar lagu lebih asik dari pada membaca koran bola yang sering dapat bonus poster pemain bola. Seandainya dulu koran bola bonusnya poster sophia ladjuba, mungkin ceritanya bakal lain dan mungkin saja aku bisa tertarik sama bola.
Harapanku semoga saja para penggemar bola dimanapun berada untuk memarkirkan sepeda motornya dengan rapi, kasihan kami yang mau pulang cepat, gak bisa ngeluarin motor dari parkiran. Dan juga bagi penyedia jasa nonton bareng hendaknya sekali-kali ajak para penonton pergi ke rusia biar bisa nonton langsung di lapangan.
Sebenarnya hubunganku dengan ariel peterpan bukan karna luna maya, tapi karna salah teknis saja, jadi begini ceritanya : sekitar tahun 2009 aku ingin memutasikan kartu simpatiku ke hallo, kebetulan lagi ada promosi paket yang menggiurkan, aku tertarik, apalagi pas ke grapari disuguhi senyuman manis coustumer service yang cantik, belum dijelasin sampai habis, aku langsung mengangguk setuju untuk di segerakan mutasi ke halo, dulu tidak seperti sekarang, yang bisa siap dalam tempo belasan menit, aku disuruh tunggu beberapa hari, nanti mereka menelponku jika sudah siap.
Sudah lewat satu minggu, mereka tak kunjung datang kerumahku untuk membawa beberapa kilo buah-buahan, lantas aku membalas perbuatan mereka, balik ku kunjungi grapari, setelah bertanya kapan kartu ku siap, mereka malah tersenyum, kali ini senyumannya makin lebar, dan makin membuatku grogi, apalagi jarang ada wanita cantik yang mau senyum padaku kecuali teller bank. Trus karyawan yang cowok bertanya : maaf bang kalau boleh tau dulu abang daftar kartu simpati pakai nama ariel peterpan ya? Soalnya kami dapat telpon dari jakarta, mereka nanya apa benar ariel peterpan mau pakai Halo dan sekarang tinggal di kota Sigli?,, semua yang berada di grapari, tua muda, bujang perjaka, gadis janda, remaja tanggung dan anak kecil yang belum sunat tertawa bersama tanpa dikomando. Aku malu, pingin kumasukkan kepalaku kedalam rok, tapi takutnya mereka malah menjerit. Yasudah tanpa memperpanjang mukaddimah, langsung aku bilang ke mereka, mutasinya dibatalin aja, saya mau muntah dulu di luar sana, disini gelap.
Dari situ hubungan ku dan ariel kian hari kian merenggang, dia sibuk konser dimana-mana dan aku sibuk menghayal jadi horang khaya. Walaupun kesibukan kami berbeda kami tak pernah menyempatkan diri saling berkenalan dan bertatap muka.
Trima kasih sudah menyempatkan diri membaca postingan
Salam tamvan dari saya
salam syantik dari siti badriya
Posted from my blog with SteemPress : https://hericopter.000webhostapp.com/2018/07/ceritaku1-antara-aku-bola-dan-luna-maya