Dalam serial Naratif Portrait, fotografer dan guru mengeksplorasi penggunaan elemen seperti lokasi dan cahaya alami untuk membuat gambar yang menceritakan kisah tentang subjek mereka dan menghasilkan hubungan emosional yang kuat.
Dalam seri ini, menunjukkan bagaimana menggabungkan aspek-aspek lokasi, seperti arsitektur, cahaya alami, dan bahkan orang yang lewat, untuk membuat potret yang otentik dan penuh cerita.
Kursus dimulai dengan pemotretan di Jembatan Brooklyn. Chris menekankan pentingnya mengarahkan dan berkolaborasi dengan subjek dan menjadi responsif terhadap perubahan pencahayaan dan kondisi lokasi. Setelah pemotretan, mendiskusikan persiapan yang masuk ke pemotretan di lokasi, dari memilih perlengkapan kamera hingga storyboard. Selanjutnya, dia meninjau gambar dari pemotretan dan menyebutkan teknik pasca-pemrosesan yang dia gunakan untuk membuatnya lebih efektif. Kursus ini juga mencakup beberapa tugas yang ditujukan untuk memperkuat konsep yang dijelaskan.
Kursus diakhiri dengan pemotretan potret keluarga di lokasi dan melihat pertimbangan khusus yang masuk ke dalam pengambilan gambar grup.
Topik meliputi:
- Melibatkan subjek
- Mencari lokasi
- Penanganan persneling di lokasi
- Mengambil keuntungan dari cahaya alami
- Merencanakan dan membuat storyboard sebelum syuting
- Bekerja dengan alat peraga dan kelompok
Posted from my blog with SteemPress : https://saifulnizam.000webhostapp.com/2018/07/helo-dunia