INA
Rhinitis alergi adalah suatu gejala alergi yang disebabkan oleh peradangan pada rongga hidung, biasanya saat seseorang terkena pemicu (alergen) secara otomatis akan mengalami penyakit ini. Faktor -faktor pemicunya adalah seperti terpapar debu, asap rokok, lingkungan yang kurang bersih, dan juga salah satu faktornya adalah keturunan.
Gejala klinis bagi penderita rhinitis alergi ini adalah bersin, batuk-batuk, hidung tersumbat dan berair, juga terkadang menyebabkan sakit kepala, mata gatal, dan juga mudah kelelahan.
Awal mula muncul rhinitis ini ketika sistem imun kita melepaskan senyawa histamin kedalam darah, pelepasan itu disebabkan oleh rangsangan sistem imun yang di ganggu oleh alergen tersebut.
Salah satu penatalaksanaan non-farmakologi adalah dengan menghindari alergen tersebut, dan penatalaksanaan farmakologi sendiri adalah pemberian obat Cetirizine tab 10mg dan Pseudoefedrin tab 30mg sesuai dengan resep dokter.
ENG
Allergic rhinitis is an allergic symptom caused by inflammation of the nasal cavity, usually when a person is exposed to a trigger (allergen) will automatically experience the disease. The trigger factors are like exposure to dust, cigarette smoke, an environment that is less clean, and also one of the factors is heredity.
Clinical symptoms for patients with allergic rhinitis is sneezing, coughing, stuffy and runny nose, also sometimes cause headaches, itchy eyes, and also easy fatigue.
The onset of this rhinitis arises when our immune system releases the histamine compound into the blood, the release is caused by immune system stimulation that is disturbed by the allergen.
One of the non-pharmacological management is to avoid the allergen, and the pharmacology management itself is administered the drug Cetirizine tab of 10mg and Pseudoephedrine 30mg tab according to prescription.