Ketika pulang dari mengikuti acara meet up steemit di bandung pada bulan lalu, melalui Bandara International Hasan Sadikin. Kami menyempatkan berkeliling di dalam bandara tersebut. Sama seperti Bandung, Aceh juga memiliki Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM) yang bertaraf International. Namun ada beberapa pembelajaran dan contoh baik mungkin dapat di adopsi oleh Aceh terutama dalam peran Bandara yang turut serta mempromosi serta memasarkan makanan khas hasil produksi rumahan masyarakat tempatan.
Location : Hasan Sadikin International Airport
Berbahan baku dari kebun masyarakat seperti ubi/singkong/boh ubi diolah oleh tangan trampil pabrik rumah tangga, tampil sebagai pilihan oleh-oleh bertaraf international. Aceh dengan tanah paling subur, tentu tidak sulit menemukan bahan baku serupa bahkan sebagian tempat seperti Saree (puncak Gunung Seulawah) menjadi salah satu sentra produksi rumahan keripik ubi/singkong/boh ubi di Aceh. Tentu pada suatu saat kita berharap produk makanan yang berasal dari Industri rumahan masyarakat Aceh dapat sejajar di papan produk international, paling tidak untuk Bandara SIM.
Location : Hasan Sadikin International Airport
Peran steemian sangat di butuhkan sebagai daya unkit promosi makanan nusantara agar mendapat posisi di papan pasar international.
Ayoooo bergerak...!