Mohon maaf bang, saya menulisnya sebagai peluang, seperti ide yg disampaikan Prof Humam. Beliau akademisi di Unsyiah, bukan orang Dinas.
Saya kurang paham soal anggaran di dinas maupun promo dari Bekraf.
Mohon maaf bang, saya menulisnya sebagai peluang, seperti ide yg disampaikan Prof Humam. Beliau akademisi di Unsyiah, bukan orang Dinas.
Saya kurang paham soal anggaran di dinas maupun promo dari Bekraf.
RE: Agar Leuser tak ‘Hilang’ dan Ecotourism