Ayaaah, mainaaaaan.... Sambil merengek, mukanya penuh harap iba, sebenarnya saya bukanlah tipe Ayah yang mudah terbujuk, namun apa daya ku hanya insan biasa yang akhirnya takluk (tidak terlalu sering dia merengek begitu).
Sambil si kecil sibuk memilih mainannya, yang bisa saya pastikan besok atau lusa akan hancur dikarate olehnya, paling bertahan hanya 1 bulan (angka yang paling lama.
Saya pun terpana oleh mobil kecil (miniatur) yang terbuat dari besi, tampilannya pun sama persis seperti mobil asli, ini mainan ayahnya, bukan untuk sikecil.
Dulu sering saya memotret mainan seperti itu, cek saja postingan sebulan kebelakang, mulai dari miniatur mobil jaman sampai dengan robicon pun terphoto.
Jenis photo mainan ini dinamakan toys photography, jika anda handal menggunakannya maka akan tercipta suatu karya seni yang bertus.
Untuk memotret mainan sekecil kepalan anak bayi, tentunya memiliki keasyikan tersendiri dan tentunya kesulitannya pun sangat memadai, seperti saat anda jongkok (low anggle), karna mainan diletakkan diatas tanah, bikin pinggang patah rasanya. Belum lagi objek yang kecil memaksa fokus harus nyata. Jika anda tidak punya kamera DSLR, anda bisa juga mencobanya dengan menggunakan kamera smart phone anda dan itu juga tidak kalah asiknya.
Karena pikir punya pikir, saya tidak jadi membeli mainan ini. Namun, setidaknya mainan ini telah mampu membuat saya kembali pada kenangan saat itu.
Saat Pak De (Dimas Pramana) & RK masih bersama, sekarang mereka telah hijrah dan super duper sibuk dengan rutinitas masing-masing.
Namun jika ada waktu saya akan memanggil mereka untuk bermain toys photogrpahy lagi.
Jika anda ingin mencobanya jangan lupa ajak saya hubungi saja saya di discord Komunitas Steemit Indonesia, sebut namaku tiga kali, maka kita akan berdiwana di sana.