Good evening all Friend steemias, I've been telling you about my child's first, second and third. With a link as follows:
About my daughter who is first named Khanza Asyuqati:
https://steemit.com/story/@mainar/introduce-my-child-part-1-bc97441c58ec
About a boy named my second Khazindar Alif:
https://steemit.com/story/@mainar/introduce-my-child-part-ii-ea7180a5983d6
About my boys the third named Khalifatul Akbar:
https://steemit.com/story/@mainar/introduce-my-childs-part-iii-57aeddf558a48
This night back again I will discuss about my child, this time I will tell you about my boys the fourth named Khairul Azzam.
Such as the development of children of my previous khairul Azzam also grow well developed, he became a son of the wiry, quick response and easy to adapt to the environment, its growth is good make me very happy and entertained.
currently I have lived with her husband and five children-my daughter, naughty children became Azzam fight with his brothers, and sometimes more maudlinexceeded her childhood
This pict is Khairul Azzam now:
----------------INDONESIA LANGUAGE---------------
Selamat Malam Sahabat steemian semua, setelah sebelumnya saya sudah bercerita tentang anak saya yang pertama, kedua dan ke tiga. Dengan link sebagai berikut:
Tentang anak perempuan saya yang pertama yang bernama Khanza Asyuqati:
https://steemit.com/story/@mainar/introduce-my-child-part-1-bc97441c58ec
Tentang anak laki-laki saya yang kedua yang bernama Khazindar Alif:
https://steemit.com/story/@mainar/introduce-my-child-part-ii-ea7180a5983d6
Tentang anak laki-laki saya yang ketiga yang bernama Khalifatul Akbar:
https://steemit.com/story/@mainar/introduce-my-childs-part-iii-57aeddf558a48
malam ini kembali lagi saya akan membahas tentang anak saya, kali ini saya akan bercerita tentang anak laki-laki saya yang ke empat yang bernama Khairul Azzam.
Seperti perkembangan anak-anak saya sebelumnya khairul Azzam juga tumbuh berkembang dengan baik, dia menjadi anak yang lincah, cepat tanggap dan mudah beradaptasi dengan lingkungan, pertumbuhannya yang baik membuat saya bahagia dan sangat terhibur.
Akibat suami saya tidak setiap hari berada di rumah, Azzam menjadi lebih dekat dengan abang saya yang dia panggil Ayah Di, setiap hari sebelum abang saya berangkat ke kantor dia harus membawa Azzam jalan-jalan dan membeli makanan di warung, bahkan sampai saat ini ketika saya sudah tinggal satu kota dengan suami saya, khairul Azzam malah lebih senang tinggal bersama abang saya di kota tempat tinggal saya dulu.
Saat ini saya sudah tinggal bersama suami dan 5 orang anak-anak saya, Azzam menjadi anak yang nakal, sering berantem dengan abang-abangnya, dan terkadang lebih cengeng dati adiknya yang masih kecil.
Berikut foto Khairul Azzam saat ini: