Sebulan yang lalu grup whatsapp alumni SMA Sekar sudah mengumumkan akan ada acara buka bersama sekaligus santunan yatim. "Tahun ini kita masih ngadain bukber ya kawan-kawan, sekaligus kita santunan ke anak yatim." ketik Dian, salah satu teman seangkatannya.
Ia kenal Dian, karena sering bertemu di beberapa kesempatan saat acara di sekolah walaupun memang mereka tak pernah sekelas. Teman seangkatan nya ada sekitar dua ratus tiga lulus siswa. Sekar hapal semua wajah teman-temannya dan kemungkinan mereka juga kenal dengan Sekar walau tam secara pribadi. Tapi dulu Sekar anak yang cukup populer di SMA. Ya ia cukup populer untuk menjadi bahan ledekan dan bullyan teman-temannya. Ia mengenali mereka dari buku tahunan, dan interaksi sosial selama tiga tahun bersama di sekolah itu.
Sudah hampir lima tahun ia lulus dari sekolahnya tersebut, namun ia selalu enggan mengikuti acara-acara yang melibatkan teman-teman SMA-nya dulu. Ada luka yang teramat pedih, dan ia tak ingin mengoreknya kembali dengan bertemu dengan orang-orang yang pernah terlibat didalamnya..